Daftar Kategori: Berita


NAIK JABATAN, SEKURITI DAN CS DI ASESMEN
Abadi Wijaya Kamis, 30 Januari 2020 . in Berita . 915 views
2601_psikotes.jpg
TES KOMPETENSI: Para Sekuriti di tes membuat surat dinas menggunakan perangkat komputer di Lab Komputer Saintek, Kamis (30/1).

GEMA-Seluruh pegawai sekuriti dan cleaning service (CS) diundang hadir di ruang psikomovie, Lt. 3 Fakultas Psikologi, Gedung Megawati Soekarnoputri. Tujuannya, tidak lain adalah mengikuti serangkaian tes psikologi (psikotes, Red) sebagai materi di sesi assesmen kompetensi, Kamis (30/1). Unit Pelayanan Psikologi Terapan (UP2T) Fakultas Psikologi diminta melakukan psikotes kepada 90 pegawai tersebut.
Kepala Bagian Organisasi, Kepegawaian, dan Hukum (OKH) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Umi Hanik, mengatakan dilakukan psikotes pada sekurity dan CS ini untuk melihat kemampuan dari mereka baik di sektor administrasi maupun persoalan kemampuan di bidang pengoprasian komputer. “Hasil asesmen itu nanti bisa mambantu menempatkan seseorang sesuai kompetensinya,” paparnya.
Asessmen ini dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari yakni Kamis dan Senin (30/1, dan 3/2) sementara di bulan Februari ini terdiri dari 3 sesi, yakni psikotes, tes praktik kerja dan terakhir interview.
Hasilnya nanti, kata dia akan dipilih beberapa orang yang benar-benar berkompeten untuk dialih fungsi jabatannya menduduki posisi baru sebagai pejabat pelaksana Administrasi. “Semoga hasil asesmen ini bisa menempatkan para pegawai sesuai dengan kompetensinya masing-masing,” pungkasnya (ptt)

Lebih Lanjut »
UIN MALIKI RESMIKAN GEDUNG LAKTASI
Abadi Wijaya Senin, 27 Januari 2020 . in Berita . 1004 views
2600_resmikan-gedung-laktasi.jpg
POTONG PITA: Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag meresmikan gedung Laktasi dengan memotong pita didamping para wakil rektor dan DWP UIN Maliki Malang, Jumat (24/1).


GEMA-Inovasi tiada henti itulah yang dilakukan oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki) sampai saat ini. Kampus berlogo Ulul Albab di Kota Malang ini selalu berbenah diri seiring kemajuan zaman. Salah satu buktinya, UIN Maliki resmikan gedung Laktasi. Gedung tersebut berlokasi di sebelah selatan kantor Ma'had Putra Sunan Ampel Al'Ali.
Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd Haris,M.Ag meresmikan gedung Laktasi disaksikan oleh para wakil rektor, Kabiro, Kepala LP2M, para dekan serta Darma Wanita Persatuan ( DWP) UIN Malang, Jumat (24/1).

Prof. Haris menegaskan bahwa keberadan gedung Laktasi ini salah satunya untuk memberikan penghormatan kepada para Ibu yang menyusui, sehingga kebutuhan untuk memberikan ASI pada putra-putrinya bisa terpenuhi. Pasalnya memberikan penghormatan kepada para Ibu sudah menjadi anjuran dari Rasulullah. "Semoga keberadaan gedung Laktasi ini bisa membantu para ibu yang sedang menyusui," harapnya.

Hal senada juga dismpaikan Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Maliki Dr. Isti’adah, MA bahwa keberadaan gedung Laktasi itu sangat dibutuhkan, terutama bagi ibu yang sedang menyusui. Sehingga apabila ada siapa saja (busui-red) ketika berada di kampus UIN Maliki tidak perlu khawatir memenuhi kebutuhan asi buah hatinya.

Penggunaan gedung tersebut, kata dia, bisa digunakan pada saat jam istirahat atau di waktu tertentu tanpa mengganggu rutinitas lainnya. Isti’adah menjelaskan keberadaan gedung laktasi di UIN Maliki Malang tidak hanya satu, melainkan ada 11 dan itu jumlah terbanyak yang dimiliki oleh PTKIN se-Indonesia. Gedung Laktasi lainnya diwujudkan sebuah ruangan khusus berada di setiap fakultas dan juga unit-unit yang ada di universitas. “Untuk itu mari memanfaatkan fasilitas itu dengan sebaik-baiknya dan sebagaimana mestinya,” ajaknya.

“Sehingga dengan begitu pihak kampus mampu berupaya menghormati, menghargai hak para ibu dan anaknya serta ikut meningkatkan kesejahteraan para kaum hawa yang sedang menyusui,” tutupnya. (ptt)

Lebih Lanjut »
KKM 2020: MEMBATIK IKAT CELUP BERSAMA SISWA MI
Iffatunnida Jumat, 24 Januari 2020 . in Berita . 818 views
2596_batikkm.jpg

GEMA-Kelompok 133 KKM UIN Malang mengabdi menutup kegiatannya dengan program kerja unggulan berupa pelatihan membatik ikat celup. Pelatihan ini diikuti siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah. Bertempat di MI Nurul Ulum Desa Karanganyar, kelompok KKM ini mengisi pelajaran membatik untuk kelas 6, Jumat (24/1).
Nuzul Fikriyyah, salah satu pengajar MI, merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut. “Kebetulan saya sedang mencari pengajar batik dan ternyata mahasiswa KKM UIN Malang juga memiliki proker ini,” ungkapnya sumringah.
Batik ikat celup sendiri memiliki tingkat kesulitan yang cukup bisa diatasi untuk anak seusia SD/MI. Proses membuatnya pun hanya membutuhkan bahan dan alat sederhana. Yaitu kain putih polos, karet gelang, dan pewarna.
Fahma Febriyanti, salah satu mahasiswa KKM, menjelaskan bahwa kesulitan memberikan pelatihan bagi anak usia MI tidak terlalu sulit. Jika berbicara pada anak-anak harus menggunakan bahasa santun dan mudah dipahami. “Senang sekali mendapat pengalaman baru membatik dan langsung terjun memberikan pelatihan seperti ini,” ungkap mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab tersebut. (aqa/nd)

Pewarta: Alfiyah Qurrotu Ayunina - Peserta KKM Jurusan PIAUD

Lebih Lanjut »
KKM 2020: LIBATKAN ORANG TUA DALAM BELAJAR
Iffatunnida Rabu, 22 Januari 2020 . in Berita . 929 views
2593_kkm133.jpg

GEMA-Mengajar di Taman Kanak-Kanak/Raudhatul Athfal adalah salah satu program kerja kelompok 133 KKM UIN Mengabdi 2020. Walau merupakan program kerja, mahasiswa tetap beraktivitas di sekolah yang dituju sesuai rekomendasi dan arahan perangkat Desa Karanganyar.
Kegiatan belajar mengajar pada umumnya hanya melibatkan peserta didik dalam kegiatan di kelas. Namun, PAUD PKK Al-Mubarok di desa tersebut memberi kesempatan orang tua untuk mendampingi putra-putrinya di dalam kelas seminggu sekali, Rabu (8/1).
Yunita, salah satu guru menjelaskan bahwa kegiatan pelibatan orang tua atau biasa disebut dengan kelas parenting ini diharapkan dapat merekatkan hubungan orang tua dengan anak. Sehingga pembelajaran yang diberikan di sekolah akan berkesinambungan.
Meski begitu, ia menjelaskan tidak semua orang tua bisa hadir dalam kegiatan khusus tersebut. Banyak siswa yang orang tuanya harus bekerja di jam sekolah sehingga tidak mungkin mendampingi anaknya. “Karena itu pihak sekolah memberikan kelonggaran bagi siswa dengan kondisi seperti itu untuk diwakilkan anggota keluarga lainnya,” tutur guru kelas A tersebut. (aqa/nd)

Pewarta: Alfiyah Qurrotu A’yunina – Peserta KKM Jurusan PIAUD

Lebih Lanjut »
BIAYA PENDIDIKAN UBAH MASA DEPAN KELUARGA
Abadi Wijaya Sabtu, 18 Januari 2020 . in Berita . 700 views
2594_zawa.jpg

GEMA-Pusat Kajian Zakat dan Wakaf (El-Zawa) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyambangi Kelurahan Lowokwaru untuk menyampaikan bantuan sosial kepada masyarakat duafa, Jumat (17/1). Saat ini El-Zawa telah memperluas penyaluran bantuan sosialnya hingga 12 kecamatan di Kota Malang. "Perluasan bantuan sosial ini sudah menjadi program unggulan di El-Zawa," ungkap Nurul Yaqien, Ketua El Zawa.
El-Zawa saat ini tidak hanya membantu kaum duafa di sektor perekonomiannya saja. Akan tetapi juga di bidang kesehatan dan biaya pendidikan. “Bantuan di bidang pendidikan diberikan dengan harapan mereka kelak bisa merubah nasib keluarganya,” ungkap Idrus Andy Rahman, staf bendahara El-Zawa.
Sehingga, kata dia, masyarakat duafa bisa bangkit dan mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. El-Zawa mulai membidik anak-anak kaum duafa yang masih dalam usia wajib sekolah untuk dibantu biaya pendidikan dan memberikan fasilitas kesehatan gratis. “Jika ada dari anak kaum duafa yang sakit, cukup datang ke klinik kesehatan Darul Qur’an (DAQU) dengan biaya gratis,” ungkap Idrus.
Langkah tegas El-Zawa dalam membantu masyarakat duafa ini direspon baik oleh masyarakat dan staf Kelurahan Lowokwaru. “Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini, karena masyarakat butuh diperhatikan dan didukung dalam bidang pendidikan sehingga dapat menjadi masyarakat yang mandiri nantinya,” tegas Syamsul Huda Kepala Kantor Kelurahan Lowokwaru. (ofi/nd)

Lebih Lanjut »
JUM'AT BERSIH: PERLEBAR JALAN DALAM KAMPUS
Abadi Wijaya Jumat, 17 Januari 2020 . in Berita . 872 views
2590_pelebaran.jpg
KOMPAK: Para Kabag dan Kasubbag bahu membahu melakukan perbaikan jalan di depan gedung Megawati Soekarnoputri UIN Maliki Malang. Jumat (17/1).


GEMA-Segenap karyawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melaksanakan kerja bakti bersama. Kali ini difokuskan pada pelebaran jalan di depan gedung Megawati Soekarnoputri. Jalan sepanjang 100 m itu awalnya hanya selebar 5 m dan diperlebar menjadi 8 m. Jumat, (17/1).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan serta Dekan FITK para Kabag Kasubbag turut hadir mengikuti kerja bakti pelebaran jalan. Pelebaran jalan ini sekaligus untuk menyambut persiapan wisuda periode 1 UIN Maliki Malang yang dijadwalkan akan berlangsung Sabtu mendatang (25/1).

2591_jalan.jpg


Kabag Umum Hilmy mengatakan bahwa Jumat bersih sudah menjadi kegiatan rutinitas yang digagas langsung oleh Rektor UIN Maliki Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag. setiap Jumat pagi semua karyawan, dan pimpinan diajak bersama-sama mensukseskan program tersebut. "Jumat kemarin digelar khotmil quran dan shalwatan, serta peresmian UIN Mart sementara jumat ini diajak kerja bakti membersihkan kampus, dan begitu seterusnya," terangnya.

2592_kerja.jpg
Lebih Lanjut »
JANGAN MENGELUH, TUNJUKKAN KINERJA
Iffatunnida Jumat, 10 Januari 2020 . in Berita . 2344 views
2588_subag.jpg


GEMA-Sebelum melaksanakan Salat Jumat, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. melantik 21 Pejabat Struktural Eselon III dan IV, Jumat (10/1). Sejumlah pejabat yang dimutasi dan mendapat promosi ini ditempatkan di kantor pusat dan juga beberapa fakultas. Para wakil rektor, dekan dan wakilnya, serta kabiro menyaksikan pelantikan di Lobi Gedung Rektorat lt.1.
Pasca mengambil ikrar pejabat, rektor menyatakan bahwa mutasi dan promosi pejabat di lingkungan kampus adalah hal yang wajar. Penempatan ini dilakukan setelah adanya evaluasi sehingga diketahui titik-titik yang perlu diisi. "Kita lakukan ini demi institusi kita agar tetap hidup," imbuhnya.
Selain itu, pergantian struktural juga dilakukan karena kepedulian pihak kampus terhadap tenaga kependidikan. Setiap orang yang bekerja di UIN Malang pasti diberi kesempatan untuk mengembangkan diri dan profesionalitasnya. "Kalau suatu saat merasa ingin mengajar, tentu akan kami beri kesempatan jadi dosen. Tapi tentu Bapak Ibu harus ingat bahwa ada tugas utama yang lebih penting," papar Prof. Haris.
Kesempatan yang besar, lanjutnya, juga terbuka jika tenaga kependidikan ingin melanjutkan studinya. Pihak kampus tidak akan menutup peluang tersebut karena hal itu juga demi kemajuan institusi. "Sekali lagi ingat, setelah studi jangan malah menghilang, harus kembali lagi ke UIN Malang," tegas rektor kelahiran Lamongan ini.
Pasca promosi jabatan, rektor berharap agar ke-21 pejabat struktural ini dapat membantu unit yang ditempati agar lebih tertib. Ia tidak ingin para pejabat hanya bisa mengeluh jika menghadapi kerjaan yang menumpuk. "Daripada mengeluh, tunjukkan dengan kinerja dan prestasi. Itu namanya kerja lillahi ta'ala," tutupnya.
Para pejabat yang dimutasi dan mendapat promosi ialah Hilmi SH. (Kabag Umum), Fathul Qorib, S.Ag. (Kabag Kerjasama & Pengembangan Lembaga), Iwan Sugiarto, MM. (Kabag Kemahasiswaan & Alumni), Nur Farida, S.Psi. (Kabag Tata Usaha FITK), A. Zubairi, MH. (Kabag Tata Usaha Fakultas Syariah), Hanik Tasnida, MM. (Kabag Keuangan & Akuntansi), Imam Ahmad, M.Ag. (Kabag Akademik), M. Abror, S.Si. (Kasubbag Layanan Akademik Bagian Akademik), Hamdani, SE. (Kasubbag Pelaksana Anggaran & Perbendaharaan), Sutikno, MM. (Kasubbag Perencanaan, Akuntansi, & Keuangan Fakultas Humaniora), Herli Antoni, S.Ag. (Kasubbag Perencanaan, Akuntansi, & Keuangan Fakultas Ekonomi), Aribowo Utomo, SE. (Kasubbag Evaluasi & Pelaporan Program & Anggaran), Lilis Hidayati, SE. (Kasubbag Perencanaan, Akuntansi, & Keuangan FITK), Syaiful Anam, S.AP. (Kasubbag Rumah Tangga), Zaenal Arifin, S.AP. (Kasubbag Administrasi Umum FE), M. Fatkhul Ulum, S.Pd.I. (Kasubbag Humas, Dokumentasi, & Publikasi), Amin Prasojo, S.Ag. (Kasubbag Tata Usaha LPM), Drs. Miftachul Huda (Kasubbag Kerjasama & Pengembangan Lembaga), M. Abu Hasan Azzuhri, SE. (Kasubbag Administrasi Umum Fakultas Sains dan Teknologi), Fitria Amalia Dewi, S.Pd. (Kasubbag Perencanaan, Akuntansi, & Keuangan Fakultas Sains dan Teknologi), dan Dra. Luluk Khoirun Nisa, M.Si. (Kasubbag Administrasi Akademik). (nd)

Lebih Lanjut »
UIN MART WADAH BELAJAR KEWIRAUSAHAAN
Iffatunnida Jumat, 10 Januari 2020 . in Berita . 1025 views
2595_uinmart.jpg

GEMA-Agenda rutin Khotmil Quran pekan ini berbeda. Rektor sekaligus menggabungkan dengan kegiatan Banjari dan diikuti dengan acara utama, peresmian UIN Mart, Jumat (10/1). Berlokasi di sebelah timur Masjid At Tarbiyah, UIN Mart merupakan gagasan baru Unit Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Rektor Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. mengapresiasi inisiatif unit yang diketuai Dr. Sulalah itu. Selain menjadi lahan bisnis yang menambah pendapatan kampus, UIN Mart juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat belajar kewirausahaan mahasiswa UIN Malang. “Saya ingin agar UIN Mart juga dijadikan tempat praktik mahasiswa kita,” lanjutnya.
Dengan begitu, lanjut Prof. Haris, mahasiswa memenuhi ciri profil mahasiswa kampus berlogo ulul albab. “Yaitu mahasiswa yang mampu berdakwah dengan bidang keilmuannya dan yang mampu berwirausaha,” papar rektor kelahiran Lamongan tersebut. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
TAHUN BARU, PROFESOR BARU
Abadi Wijaya Rabu, 8 Januari 2020 . in Berita . 1692 views
2587_pengukuhan.jpg
DIKUKUHKAN: Profesor Dr. M. Zainuddin, MA (kiri) mendapat ucapan selamat dari Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag


GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengawali tahun baru dengan melantik seorang profesor, Rabu (8/1). Bertempat di Aula Gedung Rektorat Lt.5. kali ini Prof. Dr. M. Zainuddin, MA dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Sosiologi Agama, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.
Dalam pidato ilmiahnya Prof. Zainuddin menyampaikan dinamika pluralitas agama dan sistem demokrasi yang ada di Indonesia. Ia melihat pluralisme menjadi fenomena yang tidak bisa lepas dari kehidupan sosial karena terkait etnis, suku, dan budaya. "Oleh sebab itu, masing-masing pemeluk agama perlu menyikapinya dengan arif dan bijak agar tidak terjadi konflik yang berkepanjangan," paparnya dalam orasi ilmiah guru besarnya.
Saat ini, pengaruh ideologi yang disebabkan dari media sosial di era digital atau industri 4.0 ini juga harus disikapi dengan cermat. Pasalnya, pergerakan informasi, paham dan aliran radikal dan intoleran di media sosial sangat masif. Persoalan ini mendesak untuk disikapi agar pluralitas dan demokrasi NKRI di Indonesia tetap terjaga. "Paham keagamaan yang intoleran ingin mengganti NKRI menjadi Negara Islam Indonesia (NII)," ujarnya.
Pada pemaparan yang disampaikan mengenai pluralitas agama, suami dari Dra. Sophia ini menegaskan bahwa pergerakan paham keagamaan dan pluralisme menjadi tantangan tersendiri bagi demokrasi di Indonesia. "Dalam konteks demokrasi, agama memiliki tantangan yang sangat berat menyangkut komitmen dan moralitas," jelasnya.
Untuk itu, kata dia, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat untuk memperhatikan aspirasi masyarakat yang terus berkembang. Selain itu juga harus proaktif mendorong terwujudnya toleransi beragama. "Secara simultan pemerintah harus menegakkan hukum keadilan dan demokrasi demi tercapainya masyarakat yang harmonis," pungkasnya.
Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menyampaikan bahwa Prof. Zainuddin merupakan orang yang sangat tekun dalam menulis, baik buku mapun jurnal. "Sejak menjadi dosen di Unisma, beliau sering saya ajak berdiskusi," kenangnya.
Guru besar, kata Prof. Haris, merupakan jabatan tertinggi di bidang akademis dan diharapkan semua dosen yang sudah doktor di UIN Malang ini segera mengejar untuk mencapai puncak karirnya. Setidaknya 20 persen dari jumlah dosen di UIN Maliki Malang diharapkan bisa menuju guru besar. "Alhamdulillah, saat ini UIN Malang telah memiliki 14 guru besar," jelasnya.
Sementara total nama calon guru besar yang diajukan di tahun 2020 ini ada 10 nama. "Semoga tahun 2020 ini UIN Malang bisa mengukuhkan 10 guru besar lagi dan jika ini terwujud, maka UIN Malang akan memiliki 24 guru besar," harapnya. (aj/nd)

 

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up