Daftar Kategori: Berita


AGUSTUS PROPOSAL PENELITIAN DIBUKA
Abadi Wijaya Senin, 30 Juli 2018 . in Berita . 1001 views
1545_tutik-hamidah.jpg

GEMA-Ketua LP2M Dr. Tutik Hamidah, M.Ag dalam acara workshop penelitian menyampaikan informasi penting yang selalu ditunggu-tunggu para dosen dan para peneliti di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Informasi itu tentunya seputar peluang mengajukan proposal dana penelitian bagi para dosen. Senin (30/7).
Dr. Tutik sapaan akrab Tutik Hamidah, M.Ag menjelaskan bahwa Diktis akan membuka pengajuan proposal penelitiah tahun 2019 pengajuannnya mulai dibuka Agustus 2018 ini. Persoalan klaster penelitiannya masih sama dengan tahun sebelumnya. “Hanya saja Diktis menjadikan dua klaster saja yaitu kolaboratif nasional dan internasional, selebihnya untuk pembinaan perguruan tinggi,” paparnya.
Dengan adanya bocoran informasi ini, kata Tutik, diharapkan para dosen di lingkungan UIN Malang bisa segera mempersiapkan prosopsal penelitiannya untuk diajukan kepada LP2M. Proposal yang diajukan tidak perlu tebal. Cukup 10 halaman saja yang penting isinya jelas. “Semua proposal yang diajukan harus mendapat rekomendasi dari LP2M terlebih dahulu sebelum dikirim ke Diktis,” tegasnya.
Para peneliti, tambah mantan Dekan Fakultas Syariah tersebut, tidak boleh mendapatkan dua bantuan dana penelitian sekaligus. Bagi yang mengajukan proposal lebih dari satu dan semuanya diterima maka harus memilih salah satu saja. “Hal ini penting sekali untuk dipahami dan dimengerti oleh Bapak Ibu dosen di lingkungan UIN Maliki Malang,” paparnya.
LP2M tidak menerima dana penelitian dari Diktis, sehingga semua dana tersebut dikelola langsung oleh pusat, sehingga bagi proposal yang lolos tentunya prosedur laporannya harus mengikuti dari pusat. “Semua ini dilakukan untuk meningkatkan semangat bagi para peneliti,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
LP2M TINGKATKAN KOMPETENSI DOSEN
Abadi Wijaya Senin, 30 Juli 2018 . in Berita . 581 views
1543_lp2m-workshop.jpg


GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menggelar workshop untuk meningkatkan penelitian bagi para dosen di lingkungan UIN Maliki Malang. Senin (30/7). Workshop kali ini mengundang Prof. Dr. Irwan Abdullah, guru besar bidang antropologi UGM.
Kali ini workshop dikhusukan bagi dosen non saintek. Menurut Ketua Pelaksana Dr. Fadil menegaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dosen ilmu sosial. Setiap fakultas diminta untuk mengirimkan 10 delegasi saja. “Alhamdulillah antusias para dosen sangat tinggi sekali mengikuti kegiatan workshop penelitian sosial budaya ini,” paparnya.
Dalam sambutannya, bapak berkacamata itu meminta agar seluruh peserta yang hadir bisa mengikuti workshop yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari tersebut. Pasalnya, diharapkan bagi para peserta yang hadir melalui kegiatan pelatihan ini bisa membuat proposal penelitian di bidang sosial budaya. “Saya berharap peserta bisa menyusun penelitian yang kompetitif,” harapnya.
Sementara itu, ketua LP2M Dr. Tutik Hamidah, M.Ag dalam sambutannya menegaskan bahwa acara workshop tersebut menjadi salah satu implementasi dari filosofi pendidikan di kampus ulul albab ini. Yaitu mengintegrasikan Islam dan sains. “Melalui kegiatan ini diharapkan semua peserta bisa lebih terbuka wawasannya dalam mengkaji Islam,” paparnya.
Sehingga, papar dia, Islam bisa dikaji dari berbagai aspek. Bisa dari ilmu Psikologi, Antropologi, dari ilmu hukum serta aspek pendukung lainnya. Sehingga kegiatan ini bisa mendongkrak untuk bisa lebih mengeksplorasi khazanah keislaman. “Saya berharap kegiatan ini bisa dikuti hingga selesai,” pesannya.
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. M. Zainuddin, MA. Dia berharap bahwa para dosen di lingkungan UIN Maliki Malang tidak hanya mementingkan aspek penelitiannya saja. Akan tetapi, harus berjalan seimbang dengan pengabdiannya kepada masyarakat. “Alhamdulillah, banyak yang laporan kepada saya. Khusunya Camat Lowok Waru sangat mendukung sekali adanya program UIN Mengabdi,” ceritanya.
Program UIN Mengabdi tersebut, terang dia, sangat efektif sekali dan bisa memberikan dampak secara langsung kepada masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk lebih respek dalam membaca peluang dan memanfaatkan dunia era digital.
Banyak, dari kalangan dosen memberikan masyarakat pelatihan bagaimana memanfaatkan peluang di era digital, membuat bisnis serta mengembangkannya. Tidak hanya persoalan dunia bisnis saja, mulai dari pelatihan memberikan pendidikan terhadap anak, hingga persoalan kesehatan anak dan keluarga tidak luput dari sasaran UIN Mengabdi. “Alhamdulillah, para dosen dan dokter UIN Malang semua melakukan pelatihan langsung kepada masyarakat, semoga kegiatan UIN Malang mengabdi ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat,” harapnya.

Lebih Lanjut »
UIN MALIKI MALANG BERBAGI
Abadi Wijaya Jumat, 27 Juli 2018 . in Berita . 557 views
1541_uin-malang-berbagi.jpg
PEDULI: Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abd. Haris menyerahkan sembako kepada salah satu duafa. Jumat (27/7).

GEMA-Lagi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali memberikan santunan kepada para duafa yang tinggal di sekitar kampus UIN Maliki Malang. Kali ini, masyarakat duafa yang tinggal di jalan sumber sari dan gajayana yang mendapat santunan berupa sembako dan uang tunai. Jum’at (27/7).
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dalam sambutannya menyampaikann banyak terimakasih kepada para duafa yang hadir di ruang Rektor tersebut. Prof. Haris menegaskan bahwa keberadaan kampus UIN Maliki Malang ini bisa berkembang pesat dan memiliki bangunan megah ini berkat doa dan sumbangsih masyarakat. Pasalnya UIN Maliki Malang ini dibangun dengan uang negara yang bersumber dari APBN. Semantara itu, tambah dia, dana APBN itu salah satunya bersumber dari pajak dan pajak itu dari masyarakat. “Saya menyadari bahwa uang pajak yang dibayarkan masyarakat dikumpulkan pemerintah dan sebagian digunakan untuk membangun gedung kampus ini,” paparnya.
Sejatinya, kata Prof. Haris, UIN Maliki Malang ini milik kita bersama, sehingga perkembangan kampus ini sudah menjadi tanggung jawab kita bersama. “Semoga dengan adanya kegiatan UIN Maliki Malang peduli ini bisa menjadikan kampus ini semaikn berkah dan berkembang serta bisa memberikan kontribusi bagi masyarakat dan dunia,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala El-Zawa UIN Maliki Malang Nurul Yaqien menegaskan bahwa santunan rutinan bulanan ini sudah menjadi agenda rutinitas di lembaga pusat kajian zakat dan wakaf El-Zawa. Setiap satu bulan sekali pihaknya mengundang para duafa untuk berbagi sembako dan uang tunai. “Santunan ini sudah menjadi agenda El-Zawa dan semoga bisa terus istiqomah dan semaikn berkah,” doanya.

Lebih Lanjut »
TARIK MINAT MAHASISWA ASING DENGAN PUBLIKASI INSTITUSI
Iffatunnida Jumat, 27 Juli 2018 . in Berita . 665 views
1540_asing.jpg

GEMA-Jajaran pimpinan UIN Malang menghadiri workshop yang mendatangkan dua pemateri dari Diktis (Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam), Rabu (25/7). Keduanya ialah Kabag Kerjasama Luar Negeri Anwarudin Ambary, Ph.D. dan Kepala Subdirektorat Kelembagaan Kerjasama Drs. Agus Sholeh, M.Ed.
Dalam kegiatan yang dihadiri rektor dan wakilnya, serta dekan tiap fakultas dan wakilnya itu, Agus menuturkan perlu adanya usaha yang lebih giat untuk mempromosikan institusi besar seperti UIN Malang. Pasalnya, promosi kampus di bawah Kemenag belum gencar.
Pihaknya sering mengatakan kepada para pimpinan kampus dalam naungan Kemenag bahwa potensi menarik mahasiswa, dosen, dan peneliti asing itu sudah ada. Namun, masih tertutupnya akses informasi ke luar negeri, menghambat segalanya. “Di luar negeri sana tidak semua tahu UIN ataupun IAIN. Maka bukalah diri kita agar dikenal,” ujarnya.
Ia melanjutkan, perlu adanya kerjasama yang apik antara pimpinan di tingkat fakultas dan universitas. Seluruh elemen harus bersatu untuk mengeksplorasi lagi potensi institusinya. “Bahkan jika memungkinkan, institusi tersebut juga memberikan beasiswa prestasi untuk menarik minat mahasiswa asing,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, pemateri lainnya, Anwarudin fokus pada alur penerimaan mahasiswa asing. Ia menjelaskan detil proses kedatangan, pendaftaran, perizinan tinggal, juga berkas-berkas yang harus dilengkapi.
Pihak Kemenag, menurut kedua pemateri, sangat apresiatif jika institusi pendidikan dapat menggaungkan namanya di tingkat internasional. Hal ini juga sekaligus mendukung kebijakan baru Dirjen Kemenag tentang Program 5000 Mahasiswa Asing. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
PULUHAN DOSEN DAN KARYAWAN NAIK PANGKAT
Abadi Wijaya Kamis, 26 Juli 2018 . in Berita . 598 views
1539_sk-kepangkatan.jpg

GEMA-Puluhan dosen dan karyawan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang sumringah. Raut bahagia nampak setelah Rektor Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. menyerahkan SK kenaikan pangkat, Rabu (25/7).
Dalam acara di ruang pertemuan Unit Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan tersebut rektor memberikan wejangan. Ia menghimbau agar para dosen dan karyawan tetap menjalankan amanah dengan profesional. “Salah satu cara bersyukur atas kenaikan pangkat ini tentu dengan meningkatkan kinerja,” ujarnya.
Ia melanjutkan, sekecil dan besar apapun nikmat dari Allah tetap harus disyukuri. Orang yang bersyukur dijanjikan Allah akan mendapat tambahan nikmat. Sebaliknya, jika tidak pernah mengucap syukur makan azablah yang menghampirinya. “Ini sebagai ungkapan untuk saling mengingatkan dan juga untuk intropeksi diri kita,” paparnya.
Prof. Haris menjelaskan, pengajuan kenaikan pangkat tidak mudah. Semua melalui sistem teruji dan waktu lama. Setiap poin harus terpenuhi. Berkas yang dikirim pun diverifikasi dan ditelaah ulang.
Ia lalu mengisahkan pengajuan guru besar yang diurus beberapa tahun lalu. Normalnya, pengajuan profesor membutuhkan waktu yang lama hingga setahun lebih. “Alhamdulillah, ternyata proses pengajuan saya hanya dua bulan, seluruh berkas saya di-Acc dan mendapat SK guru besar,” paparnya.
Ia yakin bahwa hal tersebut merupakan salah satu nikmat Allah yang diberikan padanya. “Makanya saya yakin, ketika seseorang bersyukur, maka akan banyak hal positif tak terduga yang menanti di masa depan,” tutur Prof. Haris. (aj/nd)

Lebih Lanjut »
PBAK 2018 BERBASIS ONLINE
Iffatunnida Rabu, 25 Juli 2018 . in Berita . 5291 views
1538_pbakonline.jpg

GEMA-Akrabnya generasi milenial dengan perangkat seluler, menjadi bahan pertimbangan panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2018 UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Memanfaatkan situs PBAK yang terintegrasi dengan situs resmi kampus, panitia mewajibkan seluruh mahasiswa baru (maba) untuk mengakses akunnya.
Wakil Ketua Panitia Mohammad Miftahusyai’an menyatakan, jika penerapan tahun ini berhasil, maka UIN Malang akan menjadi kampus pertama yang menerapkan hal itu di kalangan PTAIN/S. Di kemudian hari, hal ini bisa menjadi percontohan sekaligus panduan bagi kampus lain yang belum menerapkan orientasi mahasiswa berbasis online.
Edi Thoyib, panitia divisi penugasan, menjelaskan di situs PBAK, maba bisa mendapatkan semua informasi terkait PBAK. Seperti jadwal dan materi PBAK, perlengkapan yang dibutuhkan, ketentuan pakaian, dan lainnya.
Tak hanya itu, ia menambahkan, seluruh tugas PBAK yang akan diberikan harus diunggah ke akun masing-masing. Ini akan memudahkan panitia dalam menilai keaktifan maba dalam kegiatan PBAK. “Setiap tugas yang diunggah akan memberikan poin tertentu,” jelas dosen Jurusan Sastra Inggris tersebut.
Ia memaparkan lebih lanjut, poin yang didapat akan menjadi penentu apakah maba lulus PBAK atau tidak. Jika maba dinyatakan lulus, ia berhak mendapatkan sertifikat. Demi nilai guna, sertifikat PBAK di kemudian hari bisa digunakan untuk mendaftar beasiswa studi yang diberikan kampus. “Tidak ada lagi ceritanya sertifikat PBAK yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya,” tegas Edi. (nd)

Lebih Lanjut »
PBAK 2018: SAMBUT MABA DENGAN RAMAH
Iffatunnida Selasa, 24 Juli 2018 . in Berita . 2620 views
1537_pbak.jpg

GEMA-Menjelang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), tim panitia dosen dan karyawan mematangkan konsep, Senin (23/7). Dipimpin oleh Wakil Ketua Panitia PBAK 2018 Mohammad Miftahusyai’an, seluruh panitia mendapat penjelasan tentang tugas timnya.
Miftah menyatakan pentingnya memberikan kesan positif kepada warga baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Menurutnya, kesan positif di awal juga akan berimbas baik untuk studi mahasiswa ke depannya.
Sesuai arahan Kementerian Agama, Miftah menekankan kepada seluruh panitia dari dosen dan karyawan agar menjadi pengawas bagi panitia di lapangan. Ia tidak ingin ada kekerasan fisik dan psikis yang terjadi selama pelaksanaan PBAK yang dimulai 13 Agustus mendatang.
Masih adanya praktik perpeloncoan dalam pelaksanaan orientasi di beberapa institusi pendidikan di Indonesia tentu menjadi tugas bagi pihak kampus. Aksi kekerasan yang dilakukan sudah pasti berimbas pada nama baik kampus yang tercoreng.
Segala hal tentang pelaksanaan PBAK, lanjut Miftah, harus merujuk panduan dari universitas. “Jika ada aktivitas dan penugasan yang diberikan di luar ketentuan yang diberikan kampus, itu ilegal!” tegas pria berkacamata tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
DESIGN THINKING CAMP 2018 PROMOSI MALANG
Iffatunnida Selasa, 24 Juli 2018 . in Berita . 757 views
1536_kkui.jpg

GEMA-Sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang, UIN Maulana Malik Ibrahim turut andil dalam menyukseskan Design Thinking Camp 2018. Acara yang digagas Konsorsium Kantor Urusan Internasional (KKUI) Malang Raya ini mengumpulkan 90 mahasiswa dari 16 negara. Pembukaan event dilakukan di Universitas Brawijaya, Senin (23/7).
Drs. Suparto M.Pd., ketua KKUI menuturkan, pemilihan Malang sebagai venue ialah untuk mempromosikan Malang Raya ke kancah internasional. Selama ini Malang memang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Indonesia. “Mengeksplor Malang tidak akan ada habisnya,” ujarnya. Pasalnya, Malang Raya memiliki beberapa aspek wisata. Seperti, wisata alam, wisata edukasi, wisata modern, hingga wisata kuliner.
Mengingat tujuan utama Design Thinking Camp adalah untuk Malang Raya, seluruh kampus negeri dan swasta di Kota dan Kabupaten Malang berpartisipasi aktif. Termasuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang sudah memiliki beragam mahasiswa warga negara asing dari berbagai negara.
Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari (22/7-1/8) ini memberi pengalaman hidup bermasyarakat bagi pesertanya. Peserta terbagi dalam dua kelompok dengan fokus berbeda.
Kelompok pertama akan belajar mengelola sampah di Desa Temas, Batu. Sedangkan kelompok kedua akan berinteraksi langsung dengan masyarakat nelayan di Desa Tambak Rejo, Kabupaten Malang.
Selain kampus se-Malang Raya, kegiatan ini didukung oleh dana hibah PKKUI dan Kemenristek Dikti 2018. Pihak penyelenggara berharap baik warga tujuan belajar maupun peserta dapat mengambil manfaat dari kegiatan tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
TOTAL PESERTA SELEKSI MANDIRI 5.127 PESERTA
Abadi Wijaya Rabu, 18 Juli 2018 . in Berita . 4666 views
1534_mandiri-tuliss.jpg

CAMABA: Peserta ujian seleksi mandiri tulis melihat denah lokasi ujian yang terpampang di baliho


GEMA-Besok, Kamis (19/7) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar ujian seleksi mahasiswa baru Jalur Mandiri Tulis dan Prestasi serta Jalur Mahasiswa Asing. Total sebanyak 5.127 calon mahasiswa baru akan mengikuti ujian. “Alhamdulillah, tahun ini peminat UIN Malang sangat meningkat drastis,” tutur Kepala Biro AAKK Achmad Heru Achadi Hari.
Tahun 2017, jumlah peserta ujian mandiri hanya 4300-an peserta. Namun, tahun 2018 ini jumlah peserta meningkat hinggs 5.127 peserta. Dalam proses seleksi, kata dia, panitia tetap mengutamakan calon mahasiswa yang betul-betul lulus seleksi.
Peserta harus mengikuti semua materi yang diujikan. Materi awal ialah tes tulis yaitu Tes Potensi Akademik (TPA) yang dijadwalkan berlangusng selama dua jam. Dilanjutkan sesi kedua yaitu Baca Tulis Quran (BTQ) dan terakhir sesi interview. “Seluruh peserta harus mengikuti semua tes yang dijadwalkan berlangsung hingga sore,” paparnya.
Panitia sudah menyiapkan segala sarana dan prasarana penunjang kelancaran ujian tersebut. Mulai dari denah lokasi yang terpampang di baliho besar hingga penempelan nomor peserta di setiap kursi di setiap ruangan.
Heru menegaskan bahwa pelaksanaan ujian mandiri sudah menjadi rutinitas tahunan di kampus. Akan tetapi, UIN Malang tetap harus menyiapkan semaksimal mungkin agar pelaksanaannya selalu berjalan lancar. “Dibutuhkan energi yang tinggi, kecakapan, dan keuletan serta kesolidan tim panitia,” ujarnya saat rapat koordinasi persiapan ujian mandiri di Ruang Pertemuan Rektorat Lt. 3.
Sementara itu, Seksi Pelaksana Ujian Mandiri Tulis, Mujtahid menghimbau kepada panitia agar selalu siap mengarahkan peserta yang telat di jam pertama. Pasalnya, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, di jam pertama ujian masih ada saja peserta yang terlambat. Bahkan belum mengetahui ruang ujiannya. “Tim keamanan bisa membantu mengarahkan para peserta yang terlambat,” lugasnya.

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up