Daftar Penulis: Abadi Wijaya


KHOIRUL: KONSISTENSI PENGELOLA SYARAT AKREDITASI
Kamis, 4 Oktober 2018 . in Berita . 980 views
1640_bu-irul.jpg
Khoirul Hidayah Editor in Chief Jurnal Ulul Albab saat memberikan materi Workshop Tata Kelola Jurnal di Rumah Jurnal Perpustakaan UIN Malang, Kamis (4/10)

GEMA-Workshop Tata Kelola Jurnal dilanjutkan dengan assessment tata kelola jurnal. Materi yang akan mendampingi setiap jurnal untuk melakukan perbaikan ini akan diisi oleh Khoirul Hidayah. Editor in Chief Jurnal Ulul Albab UIN Malang ini akan mengawali materi pada hari kedua ini, Kamis (4/10).

“Konsistensi pengelola adalah hal utama untuk mengajukan akreditasi,” terang Khoirul. Dosen Fakultas Syariah ini menegaskan bahwa konsistensi pengelola dalam menyajikan jurnalnya perlu diperhatikan. Konsistensi ini meliputi banyak aspek, seperti jenis font, ukuran font, pilihan layout dan template. Sehingga setiap jurnal yang akan dipublikasikan memiliki sebuah standar baku yang seragam. Pengelola diharapkan untuk dapat mematuhi aturan ini saat menerima naskah. Akhirnya, setiap jurnal yang diterbitkan akan  sesuai dan seragamtidak berubah-ubah.

“Terdapat sebuah kasus menarik, bahwa pernah ada seorang author yang mengirimkan naskahnya ke beberapa jurnal,” jelasnya mencontohkan. Di sela materinya, Wakil Dekan 2 Fakultas Syariah ini memberikan contoh nyata. Jika terdapat masalah seperti ini, maka konsistensi pengelola dalam melakukan review perlu ditingkatkan. “Jika pengelola telah konsisten dengan tata kelolanya, masalah demikian dapat dihindari,” terang penulis yang telah ber-ID Scopus ini. (nhl)

 

Lebih Lanjut »
JURNAL: GO SCOPUS!
Rabu, 3 Oktober 2018 . in Berita . 1425 views
1639_materi-2.jpg
Muhammad Nida’ Fadlan Asisten Editor Studia Islamika saat memberikan materi dalam Workshop Tata Kelola Jurnal, Rabu (3/10)

GEMA-Workshop tata kelola jurnal berlanjut pada sesi dua. Pelatihan yang diinisiasi oleh Jurnal Ulul Albab berlangsung selama tiga hari, Rabu-Jumat (3-5/10). Setelah materi pertama tentang Tata Kelola Jurnal, materi kedua adalah tips untuk menuju jurnal internasional. Muhammad Nida’ Fadlan dipercaya untuk mengisi materi ini.

“Azyumardi Azra merupakan pendiri dari Jurnal Studia Islamika,” buka Nida’ bercerita. Asisten Editor Studia Islamika ini mengawali materinya dengan sejarah berdirinya jurnal terindeks Scopus ini. Jurnal ini diawali dengan sebuah semangat dan niat yang spesifik. Azyumardi mendirikan jurnal ini sepulang dari pendidikan Amerika. Pasalnya, akademisi muslim asal Indonesia ini tidak menemukan satu pun referensi kajian Islam Indonesia kala itu. “Kita ingin mempromosikan khazanah Islam di nusantara indonesia dan asia tenggara,” jelasnya.

Menurut Nida’, terdapat lima hal penting yang harus diperhatikan. “Untuk menuju jurnal terindeks Scopus diperlukan setidaknya lima hal,” terang lulusan Master of Philology di Universitas Indonesia. Lima hal tersebut meliputi journal policy, quality of articles content, journal and the editors standing, publishing regularity, dan online availability. “Akhirnya dengan adanya Jurnal Studi Islamika ini dapat mempromosikan Islam Nusantara ke kancah dunia,” tegasnya. (nhl)

Lebih Lanjut »
KETUA LP2M BUKA RESMI WORKSHOP TATA KELOLA JURNAL
Rabu, 3 Oktober 2018 . in Berita . 778 views
1638_jurnal-pelatihan.jpg
RESMI: Tutik Hamidah Ketua LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang buka resmi Workshop Tata Kelola Jurnal dan Clinic of Academic Writing, Rabu (3/10)

GEMA-Jurnal Ulul Albab dan El Harakah menyelenggarakan workshop tata kelola jurnal, Rabu (3/10). Kedua jurnal UIN Malang ini menyiapkan rangkaian agar jurnal dapat terindek scopus. Selain itu, gawe yang melibatkan pengelola jurnal nasional ini juga akan mengagendakan clinic of academic writing.

Acara ini dibuka langsung oleh Tutik Hamidah Ketua LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim. Dalam sambutannya, Tutik menyampaikan tentang permasalahan tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tri Dharma yang mencakup tiga hal penting dalam perguruan tinggi ini menjadi bermasalah. Menurutnya, dari pengajaran dan penelitian, pengabdian adalah bagian yang belum terjamah dengan maksimal. “Seharusnya, peran jurnal tidak hanya berhenti pada tataran penelitian tapi juga pada aspek pengabdian masyarakat,” ujarnya. Sehingga tiga aspek Tri Dharma dalam jurnal ini akan saling memperkaya satu sama lain.

Dalam acara yang diselenggarakan di Rumah Jurnal UIN Maulana Malik Ibrahim, Tutik juga memberikan harapannya. “Dengan diselenggarakan workshop ini dapat meningkatkan kualitas jurnal masing-masing,” tambah dosen Fakultas Syariah ini. Sehingga Tri Dharma Perhuruan Tingga dapat saling memperkuat antara satu sama lain. (nhl)

Lebih Lanjut »
DOKUMENTASI FOTO WISUDA PERIODE III TAHUN 2018
Selasa, 2 Oktober 2018 . in Akademik . 5700 views

Kami informasikan bahwa dokumentasi dan foto pengukuhan wisuda uin malang periode 3 tahun 2018 dapat di download di link berikut ini:

http://bit.ly/wisuda32018

Lebih Lanjut »
LPDP UIN MALANG KUKUHKAN LURAH BARU
Senin, 1 Oktober 2018 . in Berita . 1292 views
1636_sertijab-lpdp.jpg

GEMA-Keluarga Besar Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)melaksanakan agenda Serah Terima Jabatan Tahun 2017-2018.Sertijab ini dilaksanakan di Mini Hall Rumah Singgah Lt.3 Pascasarjana UIN Malang, Jumat (28/09).Rangkaian acara ini dihadiri oleh Dr.Syuhada’, Agung Sedayu reviewer Beasiswa LPDP, pengurus LPDP UIN Malang dan beberapa tamu undangan lainnya.

Seusai kepengurusan periode 2017-2018 kumpulanmahasiswapenerima beasiswa LPDP melaksanakan Serah Terima Jabatan kepada Pengurus Baru. Sertijab tersebut ditandai dengan tanda tangan berita acara penyerahan jabatan dari Ahmad Faiz Sholeh Lurah Lama kepada M. Ali Machrus Lurah Baru.

Dalam sambutannya, Ahmad Faiz Sholeh menuturkan, pergantian pengurus  ini, semoga dapat menjadikan Keluarga Besar LPDP UIN Malang bertambah lebih baik.“Dapatmerealisasikan proker-prokernya, dan mampu bersinergi dengan kampus-kampus lain,” ujar mahasiswa MPBA ini.

Selanjutnya, Syuhada’ yang hadir mewakili Rektor UIN Malang juga turut menyampaikan harapannya. “Jadikan Beasiswa ini sebagai jembatan untuk mengabdikan diri kepada negeri atas ilmu yang telah didapatkan,” tutur Kaprodi S3 Pendidika Bahasa Arab ini. Baginya, niat yang kuat tidak menjadikan kekurangan sebagai penghalang.(syf/nhl)

Lebih Lanjut »
PROF. RATNO: PERHATIKAN PANCASILA JURNAL!
Sabtu, 29 September 2018 . in Berita . 1305 views
1635_prof-ratno.jpg
Prof. Drs. Ratno Lukito, MA., DCL. Saat mengulas tentang Pancasila Jurnal dalam Workshop Pelatihan Jurnal di LPM UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (28/9)

GEMA-Materi workshop pelatihan jurnal dilanjutkan dengan materi tentang Tips Menulis Jurnal. Pelatihan sehari inimerupakan kerjasama antara UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (29/9). Pelatihan ini sampai pada materi terakhir yang diberikan oleh Ratno Lukito. Sesi yang sekaligus sebagai materi penutup ini berlangsung hangat. Materi yang diselingi dengan goyonan menambah rileks suasana pelatihan.
Guru Besar Ilmu Hukum UIN Sunan Kalijaga ini mengulas unsur-unsur pokok dalam sebuah jurnal. “Terdapat lima hal penting yang harus diperhatikan,” jelas Prof. Ratno. Guru Besar yang telah menulis diberbagai jurnal internasional ini menyebutnya sebagai Pancasila Jurnal. Kelima hal pokok inilah yang menjadikan jurnal berbeda dengan karya tulis lainnya, seperti skripsi ataupun tesis.
Poin pertama adalah background discourse.Poin ini merupakan latar ilmiah dari topik riset yang akan dikemukakan. Kedua, research question yang akan meng-guide arah dari sebuah riset. Selanjutnya adalah theoritical framework, resource overview, dan yang terakhir adalah method of study. “Jika pancasila jurnal ini diperhatikan dengan baik maka akan didapatkan jurnal yang berkualitas” jelasnya. (nhl)

Lebih Lanjut »
MENGENAL HUKUM KELUARGA LEBIH DALAM
Jumat, 21 September 2018 . in Berita . 13454 views
1630_syariah.jpg

GEMA-Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan seminar internasional, Kamis (20/9). Acara ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Syariah beserta dengan Dosen dan staf. Acara ini didatangi dua narasumber profesional dalam bidang Hukum Keluarga Islam dan konvensional, Prof. Dr. Muhammad Amin Suma dan Dr. Dorothee Schulze.
Prof. Amin memaparkan dalam seminar, bahwa landasan hukum Islam adalah Al-Quran dan Al-Hadits. “Tujuan dari landasan hukum islam dalam keluarga adalah menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.” Tegas profesor pakar hukum dan HAM ini. Bahkan tidak ada UUD Negara yang melegalkan pernikahan sejenis sampai saat ini. Dikarenakan melanggar tatanan dan aturan kehidupan sosial. Sama halnya dengan negara German, “Menjaga nilai keluarga dan kesejahteraan anak adalah tujuan dari Hukum Keluarga.” Ungkap Dorothee pakar Hukum Keluarga di German ini.
Pada dasarnya baik dari hukum islam dan hukum konvensional dalam pernikahan memiliki tujuan yang sama. Hanya dalam beberapa hal biasa terjadi perbedaan dalam memahami pernikahan itu sendiri. Seperti administratif, mekanisme, dan adat kebiasaan masyarakat. “Bukan berarti perbedaan dalam sudut ini merubah esensi dan tujuan dari pernikahan itu sendiri.” Tambah prof. Terbaik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Diakhir paparan seminar dari kedua narasumber ini menyampaikan bahwa, baik di negara German dan di Indonesia sama-sama memiliki tingkat perceraian yang tinggi. Hal yang mendasar dari problem ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat atas arti keluarga dan tujuan pernikahan itu sendiri. (ofi)

Lebih Lanjut »
MAHASISWA BIDIKMISI WAJIB BERPRESTASI
Rabu, 19 September 2018 . in Berita . 973 views
1628_opening-bidikmisi.jpg


GEMA-Keluarga Besar Mahasiswa Bidikmisi (KBMB) menyelenggarakan agenda sambut mahasiswa baru bidikmisi di Ged. Rektorat Lantai 5 UIN Malang, (15/9).
Taaruf Mahasiswa Bidikmisi ini merupakan agenda sosialisasi kepada 183 mahasiswa baru dari berbagai jurusan yang dibina oleh kemahasiswaan dan di hadiri oleh Prof.Abdul Haris,M.Ag selaku Rektor UIN Malang, Gus Isyroqunnajah (Wakil Rektor 3), Bagian Kemahasiswaan, Pembimbing KBMB, dan alumni KBMB.
Dalam sambutannya Bp Prof Abd. Haris, M.Ag memotivasi para peserta. “Restasi tidak hanya diukur melalui nominal yang didapat, akan tetapi berprestasilah di segala bidang kehidupan kalian.” yang artinya memaksimalkan ilmu yang dimiliki agar bisa memberikan manfaat kepada masyarakat secara luas.
“Saya berharap dengan adanya ta’aruf mahasiswa bidikmisi ini dapat membantu mahasiswa baru dalam menjalankan amanah yang akan diemban selama 8 semester, melalui proker yang telah disampaikan,” ujar M Gus Ahlu Naja KBMB semester 3 Jurusan PAI.
Dika Frantiko Ketua Pelaksana Ta’aruf Mahasiswa Bidikmisi pun menuturkan, dan pula dengan ada agenda-agenda KBMB dapat menambah kerukunan dan komunikasi, sebab kita adalah satu keluarga.
Seusai sambutan yang disampaikan oleh Pak Rektor di lanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda simbiolik bahwa resmi dibukanya Pembukaan Ta’aruf Mahasiswa Bidikmisi. (syf)

 

Lebih Lanjut »
PECAHKAN MASALAH KONTEMPORER
Rabu, 19 September 2018 . in Berita . 5191 views
1627_bertahan.jpg


GEMA-Unit Turots Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang putuskan hasil rumusan permasalahan Hukum Keluarga dalam Hillul Masail Al Muashirah (HMM), Sabtu (15/9). Acara yang diadakan di halaqah mahad putra ini diikuti oleh mahasiswa Fakultas Syariah, Himpunan Alumni Mahad, dan dibuka untuk umum.
Acara rutin bulanan Unit Turost kali ini membahas tentang suatu kejadian nyata yang dialami oleh subyek Hukum Keluarga di daerah Aceh. Seorang dokter sebagai istri memiliki empat anak, suatu ketika istri selingkuh dengan laki-laki. Suami dari istri tersebut mengucapkan kalimat talak Thollaktuki sebanyak tiga kali. Kemudian istri tadi menikah sirri dengan selingkuhanya. Agar pernikahan sirri dapat diakui oleh negara ia meminta cerai dari suami sahnya di pengadilan. Tetapi suaminya tidak menghendaki perceraian tersebut. Akhirnya hakim pengadilan menjatuhkan talak raj’i terhadap keduanya. Selesai putusan persidangan oleh hakim suami sah tersebut menyetubuhi istrinya. Maskipun ia telah mengucapkan talak ba’in terhadap istrinya.
Setelah dimusyawarahkan dan dirumuskan masalah dari kejadian ini, perumus dan musohih yaitu Ahmad Izzuddin, M.HI dan Ahmad Samthon, M.HI. terdapat tiga point dalam perumusan masalah ini yaitu, pertama talak yang terjadi pada istri adalah talak ba’in karena hakim tidak dapat menjatuhkan talak raj’i jika suami sudah menjatuhkan talak ba’in terhadap istrinya. Kedua, jika talak sudah jatuh secara syar’i dan masa tunggunya sudah habis, maka nikah sirrinya dihukumi sah secara agama. Dengan syarat nikah sirrinya sesuai dengan syarat dan rukun yang sudah ditetapkan agama. Ketiga, perbuatan suami dalam menyetubuhi istrinya termasuk perzinahan karena suami telah menjatuhkan talak ba’in dan istri belum bercerai degan istri barunya.
Perumus menambahkan solusi melihat kasus seperti ini sering terjadi dalam Pengadilan Agama. Hakim harus mengklarifikasi lebih dalam saat proses persidangan.(ofi)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up