HUMAS-Pusat Publikasi Ilmiah LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diketuai M. Anwar Firdausi kembali menggelar workshop pendampingan percepatan indeksasi scopus bagi pengelola jurnal yang berstatus sinta 2. Kamis 14 juli 2022.
Workshop yang dibuka langsung oleh Ketua LP2M UIN Maliki Malang Prof. Dr. H. Agus Maimun, M.Pd mengajak seluruh pengelola jurnal untuk tetap semangat melakukan peningkatan kualitas juran menuju jurnal bereputasi internasional. Salah satunya melalui jurnal yang terindek scopus dan wos.
Agus menjelaskan saat ini indek kepenulisan di jurnal internasional UIN Malang masuk ranking 3 terbanyak setelah UIN Bandung dan UIN Jakarta. Hal ini tentu akan dilihat oleh dunia.
Untuk itu, LP2M UIN Malang tahun ini mentargetkan 198 artikel yang bisa submit dan terindek di scopus dan wos.
Workshop percepatan indeksasi scopus seperti ini tentu diharapkan bisa menggenjot mutu dan jumlah sitasi di jurnal UIN Maliki Malang.
Sementara itu, pemateri ahli Prof. Dr. Istadi, ST. MtT. Menjelaskan bahwa indeksasi scopus memiliki matrik pengukuran sitasinya sehingga refrensi yang ditulis harus dalam bentuk huruf latin in roman sript.
Mulai dari judul, keyword dan daftar pustaka harus dalam format roman script. Akan tetapi soal isi boleh menggunakan teks bahasa Arab.
Jadi, kata dia, persyaratan tersebut harus diikuti jika ingin bisa terindek di scopus. Selain itu, setiap pengelola jurnal harus mempertimbangkan bobot penilaian di indeksasi scopus.
Seperti soal jurnal policy yang memiliki nilai tinggi hingga 35 persen. Sementara citedness 25 persen, content 20 persen, online availability 10 persen dan regularity 10 persen.
Jadi semakin detail aturan yang ditetapkan akan memiliki nilai yang tinggi.
HUMAS-Dalam mengisi program kegiatan UIN Mengabdi Qaryah Thayyibah 2022 memang sangat beragam bentuk kegiatan pengabdiannya. Kali ini ada tim (dosen dan mahasiswa) UIN Maliki Malang melakukan pengabdian dengan mengusung tema “Implementasi Parenting Positif Berbasis Moderasi Beragama Sebagai Upaya Pencegahan Dampak Psikologis Dari Pandemi Covid-19”. Berlokasi di Balai RW. 01 Kelurahan Tunjungsekar, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, tim pengabdian yang berjumlah lima orang itu yang bekerjasama dengan komunitas Ibu PKK dan dihadiri oleh 30 Ibu-ibu yang memiliki anak usia 4-12 tahun. Sedangkan kelima anggota tim pengabdian itu adalah Devi Pramitha, M.Pd.I. (Dosen Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan/FKIK), Aprilia Mega Rosdiana, M.Si. (Dosen Fakultas Psikologi), Dessy Putri Wahyuningtyas, M.Pd (Dosen FKIK), I’anatut Tazkiyah dan Khoirun Nisak (keduanya mahasiswi FKIK).Rabu(13/7)
Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Dra. Hj. Irawati Syahriah, M.AP selaku pengurus KB BKKBN kelurahan Tunjungsekar. Beliau menghimbau kepada orang tua untuk mempersiapkan anak-anak mereka sejak dini untuk menerima berbagai hal. Lanjut sambutan berikutnya oleh Bapak Ahmad Kasim selaku Ketua RW. 01. Disampaikannya bahwa kegiatan tersebut sangat penting dan bukanlah yang pertama kalinya sebagai bentuk kerjasama antara masyarakat setempat dengan UIN Maliki Malang untuk membangun kampung. “Membangun kampung memang tidak cukup dengan fisik, akan tetapi harus dengan mental juga, mental membangun kampung dan juga dalam hal mendidik anak itu sangat penting. Bantuan dari pihak akademisi atau intelektual juga sangat dibutuhkan, salah satunya dari pihak UIN Malang ini yang terus membantu kita untuk mengembangkan lingkungan kita,”ucapnya.
Hal itu juga didukung oleh sambutan Ketua Tim Pengabdian Ibu Devi Pramitha, M.Pd.I yang menjelaskan urgensi parenting positif bagi anak saat ini, terlebih psikis dalam menghadapi era transisi menuju normal pasca Pandemic Covid-19.
Pada kesempatan itu, narasumbernya adalah Ibu Ermita Zakiyah, M.Th.I (Dosen Fakultas Psikologi UIN Malang). Dijelaskannya tentang pentingnya parenting yang sesungguhnya merupakan bagian tugas dari orangtua. Orang tua mempunyai banyak peran sekali mulai dari mendidik, membantu, mengarahkan dan mengasuh. Setiap pertumbuhan usia anak memiliki fase-fase sehingga peran orang tua sangat penting bagi moderasi beragama. Parenting moderasi beragama terdapat tiga fase, pertama yaitu usia 0-7 tahun, dalam mendidik anak diibaratkan sebagai raja. Kedua usia 7-14 tahun, dalam mendidik anak diibaratkan sebagai tawanan dan ketiga usia14-21 tahun, dan dalam mendidik orang tua harus bertindak seperti sahabatnya.
Pengabdian dalam bentuk pembinaan tersebut difasilitasi dengan materi yang sudah disiapkan dan buku panduan yang telah disusun oleh Tim Pengabdian berdasarkan prinsip moderasi beragama menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan dan akomodatif terhadap budaya lokal.(*/ptt)
HUMAS-Dalam rangka persiapan perkuliahan program studi Pendidikan Profesi Guru(PPG) Jabatan Batch 2 Tahun 2022, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menyelenggarakan acara Refreshment Dosen dan Guru Pamong PPG. Kegiatan yang dihadiri oleh para dosen, para guru pamong dari berbagai instansi pendidikan daerah Malang dan sekitarnya serta tim IT LMS itu berlangsung secara luring dan juga daring bertempat di Aula, Lt. 2, Gedung Microteaching, FITK UIN Maliki Malang.Selasa(12/7)
Dalam sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. M. Zainuddin, MA menyampaikan secara singkat sejarah berdirinya program studi(prodi) PPG di UIN Maliki Malang. Dijelaskan oleh orang nomor wahid di kampus Ulul Albab ini bahwa program tersebut berawal dari portofolio hingga akhirnya saat ini menjadi program studi. Terhitung sudah berlangsung cukup lama sejak berdirinya di UIN Maliki Malang, yakni pada tahun 2004 yang lalu.
"Alhamdulillah dengan adanya hal ini, berarti sungguh besar kepercayaan yang diberikan kepada kampus kami sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan oleh karena itu kita mesti semaksimal mungkin berkomitmen dan dedikasi baik dalam menjalankannya", ucapnya.
Sementara itu, besar harapan dari Kepala Prodi PPG, Dr. M. Samsul Ulum, dengan adanya agenda refreshment tersebut dapat menyatukan persepsi dari berbagai pihak agar selanjutnya lulusan PPG UIN Maliki Malang bisa mencapai target utamanya, yakni tidak lain mencetak para pendidik yang profesional. Pada kesempatan itu juga, Samsul Ulum menerangkan terkait program PPG tersebut tidaklah dikelola secara mandiri melainkan juga langsung dipantau oleh LPTK terkait dan itu terhubung dengan Kemenag.(ftk/ptt)
HUMAS-Keluarga besar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali melaksanakan prosesi penyembelihan hewan qurban. Agenda rutin tiap tahun sekali ini dalam rangka memperingati hari Raya Idul Adha. Dilandasi rasa semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi kaum dhuafa dan warga masyarakat sekitar kampus maka tema yang diusung pada kegiatan kali ini adalah Indahnya Berbagi Qurban. Lokasi penyembelihan hewan qurban berada di area parkir halaman depan kampus III UIN Maliki Malang.Senin(11/7)
Tahun ini, hewan qurban di FKIK mengalami penambahan jumlah dibandingkan dengan tahun lalu, yakni sebanyak tiga ekor sapi dan 11 ekor kambing. Menurut ketua panitia Perayaan Idul Adha 1443 H FKIK UIN Malang, Saiful Hikmah, S.Ag, dari sejumlah hewan qurban yang disembelih pada Idul Adha tahun ini, berhasil terkumpul sekurangnya 733 bingkisan daging yang langsung didistribusikan saat itu juga. "Semoga melalui momentum ini, kita semua dapat menjadi pribadi yang taat serta memiliki rasa sosial kemanusiaan yang tinggi bagi sesama, " harapnya.
Hadir saat acara, rektor UIN Maliki Malang, Prof. H. M. Zainuddin,MA , para pimpinan FKIK dan para staf terkait lainnya dengan disaksikan langsung oleh para sivitas akademika FKIK UIN Malang serta warga masyarakat di sekitar Kampus III FKIK UIN Maliki Malang.(fk/ptt)
HUMAS-Upaya penguatan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (ZI-WBK WBBM) terus dilakukan di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Senin (11/7).
Upaya itu dilakukan salah satunya dengan mengadakan benchmarking terkait dengan Zona Integritas di Fakultas Teknik Universitas Negeri Gadjah Mada (UGM) dan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (UNDIP) pada tanggal 6-8 Juli 2022.
Kegiatan benchmark hari pertama di Fakultas Teknik UGM diawali dengan paparan Kepala Kantor Administrasi Fakultas Teknik UGM, Nawawi, SE, MM., mewakili Dekan Fakultas Teknik UGM mengatakan pada awalnya zona integritas sudah dilaksanakan dari Tahun 2017 hingga dan memperoleh predikat WBK/WBBM di Tahun 2021. "Ini berkat kerja jeras dari tim dan support dari institusi yang cukup tinggi," katanya.
Kepala SPI UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. M. In’am Esha, M.Ag dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini selain berfokus pada bagaimana belajar kiat-kiat memperoleh predikat WBK/WBBM juga untuk menjalin silaturahmi kelembagaan dengan fakultas di universitas yang berstatus PTNBH tersebut.
Ina'am berharap kegiatan benchmarking ini dapat memberikan manfaat bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang serta dapat menjadi ajang sharing pengalaman dalam mencapai predikat WBK/WBBM. "Semoga WBK dan WBBM di UIN Maliki Malang bisa segera terwujud," harapnya.
Sementara itu, penanggung jawab Tim ZI WBK di Area 5 Purwoko menambahkan bahwa kesuksesan tersebut diraih dengan tim yang keseluruhan berasal dari tendik, dengan 1 manajer dan 5-6 anggota dalam setiap komponen. Komponen pengungkit dalam zona integritas terdapat 6 bagian dan tiap bagian mengerjakan komponen ZI secara berjangka dalam waktu satu tahun. "Total tim ZI berasal dari tenaga kependidikan. Dosen tidak dilibatkan sama sekali agar bisa focus pada tridharma (mengajar, meneliti dan mengabdi). Tentunya dengan terus berkoordinasi dan selalu respon dengan keluhan layanan sehingga tercipta terobosan atau inovasi dalam memberikan pelayanan," jelasnya.
Inovasi yang dilakukan, kata dia, FT UGM fokus pada teknologi informasi, secara adaptif dalam mengatasi pandemi Covid-19 tentunya berbagai aplikasi disiapkan agar lebih mempermudah pelayanan yang diberikan, salah satu yang menjadi inovasi utama di FT UGM adalah aplikasi simadang, dimana aplikasi tersebut menjadi icon di UGM, pada aplikasi tersebut undangan dibuat secara online, hingga konfirmasi bagi para pesertapun juga dilakukan didalamnya. Aplikasi tersebut awalnya masih banyak terjadi resistensi terutama bagi pegawai yang kurang lancar dalam menggunakan teknologi informasi. "Namun berkat sosialisasi yang dilakukan secara terus-menerus dan komitmen dari Dekan FT UGM, aplikasi tersebut sukses, dan digunakan pada fakultas yang lain di UGM," paparnya.
Pada kesempatan ini juga dapat disimpulkan bahwa ZI-WBK/WBBM bukan hanya sekedar pemenuhan instrumen tapi bagaimana culture/budaya kerja dapat terbentuk melalui kesadaran diri sendiri sehingga mampu untuk memberikan pelayanan terbaik yang diberikan kepada stakeholders.
Pada Hari Kedua, kegiatan benchmarking berlangsung di Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (UNDIP) salah satu perguruan tinggi yang memperoleh penghargaan ZI-WBK secara Nasional. Tim ditemui secara langsung oleh Dekan dan keseluruhan tim yang menjadi garda terdepan dalam zona integritas FT UNDIP.
Prof. Ir. M. Agung Wibowo, MM, M.Sc., Ph.D., Dekan FT UNDIP menyatakan “Bagaimana Zona integritas tidak hanya sekedar pemenuhan portofolio semata, tetapi bagaimana hal tersebut membentuk budaya kerja yang berkelanjutan. Undip selalu memperhatikan bagaimana manajemen mutu dalam tata kelola perguruan tinggi, kemudian dari hal tersebut kita implementasikan kepada zona integritas. Selain untuk silaturahmi terjalin hingga kita saling bersama sama belajar untuk menjadi lebih baik lagi”
Acara kemudian dilanjutkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Bapak Dr. nat. tech. Siswo Sumardiono, ST, MT, dalam paparannya menyampaikan bahwa pegawai yang ada di FT Undip sangat enjoy dengan pekerjaannya, sehingga menimbulkan rasa ikhlas dalam bekerja dan berdampak pada kualitas layanan.
Kegiatan benchmarking yang mendapatkan pembiayaan dari skema penelitian litabdimas ini merupakan bagian penting dalam upaya penguatan kelembagaan kampus tercinta, UIN Maliki Malang, yang saat ini juga berencana bertransformasi menjadi PTKIN Berbadan Hukum (PTKINBH). Kegiatan ini diikuti oleh Dr. Khoirul Hidayah, M.H. Ketua Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), Dr. Shofil Fikri, M.Pd., dan Fahrizal Irfan Alvianto, S.ST. (Staf SPI anggota tim ZI-WBK). Menjadi PTKINBH ruhnya adalah bagaimana bersama menguatkan layanan pendidikan dan pengajaran yang menjadi jati diri perguruan tinggi. Menjadi perguruan tinggi unggul dan bereputasi internasional. Semoga. [fia/kh/rw]
HUMAS-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Kehumasan MPR Republik Indonesia Tahun 2022. Acara yang bertajuk Menyapa Sahabat Kebangsaan itu merupakan agenda yang dipelopori oleh Sekretariat Jenderal MPR RI bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Kali ini, UIN Maliki Malang menjadi salah satu partner penyelenggara acara tersebut dengan mengusung tema Peran Mahasiswa dalam Mengisi Kemerdekaan. Bertempat di Auditorium, Lt. 3, Fakultas Humaniora, Kampus I UIN Maliki Malang. Jumat (8/7)
Dalam sambutannya, Plt. Deputi Administrasi Setjend MPR RI, Siti Fauziah, S.E.,M.M menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan itu seperti apa yang menjadi tajuk acara yakni menyapa seluruh civitas akademika, khususnya kali ini yang berada di UIN Maliki Malang. Sedangkan MPR Menyapa Sahabat Kebangsaan itu sendiri memiliki makna bahwa semua yang hadir pada hari itu merupakan sahabat kebangsaan yang dimiliki oleh MPR. "Karena sahabat itu memiliki arti yang lebih mendalam daripada teman", ucapnya.
Lanjut, Siti Fauziah, begitu sapaan akrabnya itu menyatakan bahwa semua yang hadir telah menjadi bagian sahabat kebangsaan dari MPR RI. "Dengan mengenal lebih dekat MPR, lebih mengetahui apa saja yang menjadi tugas dan wewenang lembaga MPR, maka semua sahabat kebangsaan yang ada akan berjalan beriringan dengan MPR untuk mengukuhkan peran MPR sebagai Rumah Kebangsaan Pengawal Ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat", paparnya. Kemudian diinformasikan juga oleh Siti Fauziah kepada seluruh hadirin bahwa MPR menyambut baik apabila ada dosen/mahasiswa yang ingin berkunjung ke sana. "Silahkan bagi Anda apabila ingin datang ke MPR dan melihat langsung Gedungnya, namun sebelumnya kami sarankan untuk berikirim surat terlebih dahulu dan selanjutnya akan diagendakan penerimaannya oleh Biro Humas dan Sistem Informasi MPR", jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Siti Fauziah menjelaskan singkat terkait alasan diambilnya tema sarasehan kali ini yakni karena para mahasiswa memiliki peran dalam konteks pembangunan bangsa dan negara Indonesia.
Selanjutnya acara inti diisi oleh para narasumber yaitu Budi Muliawan., SH., MH (Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antarlembaga MPR RI) dan Dr. Marno, M.Ag (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan)FITK, UIN Maliki Malang.
Hadir saat acara, Kepala Biro Administrasi, Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama(Kabiro AAKK), Dr. Barnoto, M.Pd.I sebagai perwakilan dari pimpinan UIN Maliki Malang sekaligus menyambut kehadiran para tamu MPR RI serta para mahasiswa yang terdiri dari anggota SEMA, DEMA dan seluruh perwakilan dari komunitas OMIK UIN Maliki Malang. Pada kesempatan itu, Barnoto juga memberikan sambutan singkat sebelum acara dimulai. "Atas nama pimpinan di UIN Maliki Malang menyambut baik kegiatan Kehumasan yang diselenggarakan oleh Sekretariat Jenderal MPR RI bekerja sama dengan UIN MALIKI Malang ini",ucapnya.
Menurutnya, acara tersebut sangat bernilai positif untuk mendorong penguatan kelembagaan melalui fungsi Kehumasan karena dalam perspektif ini humas bisa memberikan pengaruh terhadap publik terkait isu isu positif yang ada di medsos maupun di masyarakat. Hal itu penting untuk sesering dan semaksimal mungkin berita-berita baik dapat dipublikasikan melalui peran dan Fungsi Kehumasan.
"Saya yakin bahwa ketika Bidang Kehumasan bekerja keras dan selalu mengangkat isu-isu penting yang dibutuhkan masyarakat, maka citra baik sebuah lembaga atau organisasi dapat dipahami dan teratasi", pungkasnya.(ptt)
Kabag Pemberitaan dan Hubungan antar Lembaga Setjen MPR RI, Budi Muliawan, S.H., M.H saat memaparkan materinya
HUMAS-Kabag Pemberitaan dan Hubungan antar Lembaga Setjen MPR RI, Budi Muliawan, S.H., M.H hadir di tengah mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan Sarasehan Kehumasan MPR RI yang bertajuk "Peran mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan," yang berlangsung di Home theater Fakultas Humaniora, Jumat (8/7).
Budi, sapaan akrabnya mengajak mahasiswa UIN Maliki Malang untuk selalu lantang berbicara kebenaran. "Jika benar katakan benar jika salah katakan salah dan jangan pernah takut," ajaknya.
Mahasiswa, kata dia, menjadi kaum terpelajar yang dinilai sanggup membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Oleh karenanya mahasiswa dikenal sebagai agent perubahan atau agen of change. Mahasiswa harus menyiapkan diri mulai saat ini sebagai calon pengganti pemimpin bangsa saat ini, jadi jangan beranggapan bahwa kuliah itu tugasnya hanya belajar dan belajar. Akan tetapi mahasiswa harus tampil idealis yaitu belajar sambil pengabdian. "Kehidupan mahasiswa itu tidak seperti pelajar SMA, mahasiswa ada tanggung jawab belajar dan pengabdian juga," paparnya.
Budi menjelaskan, tahun 2045 Indonesia memasuki usianya yang ke-100 tahun. Artinya Indonesia merdeka sudah menuju Indonesia emas. "Lalu siapa yang akan memegang kepemimpinan di tahun 2045 kalau bukan adik-adik mahasiswa ini," tanya dia.
Sebagain agen of change tentu harus sigap merespon perubahan zaman saat ini. Di era global serba digital saat ini tentu peran mahasiswa harus bisa berinovasi dari kebiasaan konvensional menuju digitalisasi. "Saya berpesan adik-adik jangan pernah merasa cukup hanya berbekal ilmu yang didapat di kampus saja, lakukan transformasi digitalisasi agar memberikan lompatan perubahan sesuai apa yang dibutuhkan oleh generasi z," tegasnya.
Generasi z itu, kata dia sukanya buru-buru dan selalu pingin tahu sesuatu itu secara instan. Hal ini sudah tidak bisa dihindari dan mahasiswa yang hadir saat ini merupakan generasi z yang keingintahuannya sangat tinggi dan tidak suka bertele-tele. "Anak sekarang sudah masuk generasi alfa, sukanya bermain gadget dan ini tidak bisa dihindari, jika menolak akan jauh tertinggal, yang penting orang tua harus tetap mendampingi dan mengarahkannya," terangnya.
Humas-Usai terlaksananya visitasi akreditasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada tanggal 1-3 Juni kemarin maka sampai saat ini unit yang berada di bawah naungan Halal Center (HC) tersebut terus bergerak menindaklanjuti terkait apa yang menjadi kelengkapan data untuk memenuhi standarisasi hasil dari visitasi. Serambi menunggu hasilnya, LPH UIN Maliki Malang juga mempersiapkan diri untuk bergabung ke dalam sistem informasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal(BPJPH). Hal tersebut disampaikan oleh H. M. Arfi Hatim, M. Ag selaku Sekretaris BPJH saat ditemui langsung saat berkunjung bersama timnya di UIN Maliki Malang.Kamis(7/7)
Kedatangan tim BPJPH disambut ramah oleh wakil rektor bidang kerjasama dan pengembangan Kelembagaan (WR IV) UIN Maliki Malang, Dr. Isroqunnajah, M. Ag., Ketua LPH bersama tim serta para staf lainnya yang terkait. Maksud dan tujuan dari Tim BPJPH kali ini selain untuk proses pengelolaan dan verifikasi data kelengkapan visitasi juga memantau persiapan tim LPH UIN Malang untuk berintegrasi dalam sistem informasi halal yang dimiliki BPJPH. "Jadi secara pararel sebenarnya kami juga mewajibkan kepada para calon LPH untuk memiliki suatu sistem. Selanjutnya sistem tersebut semuanya akan terintegrasi dengan sistem informasi halal dari BPJPH", jelasnya.
Terintegrasinya sistem tersebut tujuan utamanya tidak lain untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan. "Saat ini segala layanan berproses by system secara elektronik sehingga seperti yang sekarang dipresentasikan oleh tim LPH UIN Maliki Malang maka kami sedang mereview dan melihat hasilnya ternyata sudah cukup baik. Target progresnya signifikan telah mencapai sekitar dari 80% dan selanjutnya tinggal memenuhi beberapa item yang perlu penyempurnaan", paparnya. Sehingga dengan demikian beliau menambahkan apabila sistem sudah berjalan pararel dengan progres mencapai full 100% kemudian keperluan administrasi terkait visitasi akreditasi LPH UIN Maliki akan segera terpenuhi.(ptt)