Daftar Penulis: Abadi Wijaya


ICOHTES: HALAL TOURISM CERMINKAN ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN
Rabu, 30 Oktober 2019 . in Berita . 967 views
2497_icohtes-2019.jpg
Dr. Uril Bahruddin, MA. Wakil Rektor IV bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga membuka langsung International Conference on Halal Innovation, Engineering, and Science (ICOHTES) 2019

GEMA-Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) UIN Malang menyelenggarakan seminar international perdana, Rabu (30/10). Bertajuk International Conference on Halal Innovation, Engineering, and Science (ICOHTES) acara dibuka langsung oleh Wakil Rektor IV bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Dr. Uril Bahruddin, MA. Konferensi yang mendatangkan narasumber dari berbagai negara ini berlangsung di Hotel Sahid Montana II Malang.

2498_icohtes-2019.jpg
Director Halal Standard Institute of Thailand Prof. Dr. Pakorn Priyakorn saat menjadi salah satu narasumber halal tourism di Hotel Sahid Montana II

Director Halal Standard Institute of Thailand Prof. Dr. Pakorn Priyakorn menjadi salah satu narasumber berkenaan dengan halal tourism. Menurutnya ada beberapa fakta penting terkait dengan Halal Innovation di Thailand. Salah satunya negara ini menjadi satu dari sepuluh negara pengekspor produk halal terbesar di dunia. “Thailand also ranked 18 out of 130 destinations for muslims worldwide,” lanjut Pakorn. Langkah Thailand dalam mencapai hal tersebut adalah dengan menyesuaikan sistem sertifikasi halal. “Akan semakin banyak sertifikasi untuk hotel, restoran, produk, dan jasa lainnya untuk pelanggan muslim,” tambahnya. Sertifikasi ini telah diatur oleh kerjasama antara Halal Standard Institute of Thailand (HSIT), the Halal Science Center, Chulalongkorn University (HSC-CU) dan Central Islamic Council of Thailand (CICOT), salah satu badan sertifikasi terbaik dunia untuk produk halal.
Hal senada disampaikan oleh Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Lc, MA., inisiator halal tourism di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang juga merupakan narasumber konferensi. Ia menegaskan kemajuan industri halal tidak ada kaitannya dengan faktor demografis. “Thailand bukan negara Islam, tapi bisa mencapai semua itu,” tuturnya. Menurutnya, yang terpenting ialah kebijakan dan keinginan politik pemerintah. Indonesia sebagai negara mayoritas muslim, lanjut Zainul sudah didukung oleh sistem politik yang semakin kuat. “Jadi tidak berlebihan jika kita berharap nantinya Indonesia menjadi negara acuan halal industri,” jelasnya.

2499_icohtes-3.jpg


Ia melanjutkan, halal tourism bisa menunjukkan wajah Islam rohmatan lil alamin. Kebijakan pemerintah seharusnya tidak perlu membahas regulasi yang kebermanfaatannya hanya dirasakan internal muslim, seperti aturan sholat berjamaah. “Lebih baik memprioritaskan nilai-nilai Islam dalam regulasi pemerintah,” tambah Zainul. Terbukti dengan disahkannya NTB menjadi Halal Tourism, wisatawan asing bertambah mencapai 190%. “Selain itu mereka juga akan melihat Islam Indonesia yang moderat,” pungkasnya. (ir/nhl)

Lebih Lanjut »
PSM GGB RAIH 2 MEDALI EMAS TINGKAT INTERNASIONAL
Rabu, 30 Oktober 2019 . in Berita . 1249 views
2496_psm-ggb-internasional.jpg
Tim Paduan Suara Mahasiswa Gema Gita Bahana UIN Malang saat tampil dalam kejuaraaan internasional Jakarta World Choir Festival (JWCF) 2019, Jumat-Sabtu (25-26/10).

GEMA-Unit Kegiatan Mahasiswa Paduan Suara Mahasiswa Gema Gita Bahana UIN Maliki tampil dalam ajang bergengsi di Jakarta World Choir Festival (JWCF) 2019, Jumat-Sabtu (25-26/10). Sebelumnya, Bandung Choral Society sebagai penyelenggara telah sukses menyelenggarakan Bali International Choir Festival sejak 2012 sampai 2018, dengan peserta lebih dari 5000 orang. Tahun ini Ibu Kota Indonesia menjadi panggung internasional baru, dengan Taman Ismail Marzuki sebagai tempatnya.
Kiprah Indonesia dalam dunia paduan suara telah diakui dunia, terbukti dari berbagai prestasi yang telah diraih. Dalam festival paduan suara taraf internasional ini terbagi dalam sembilan kategori yang dibagi dalam dua hari. Di hari pertama akan dilombakan 6 kategri mulai dari children’s choir, teeneger’s choir, folklore, music of religion, musica sacra, dan senior choir. Kamudian dilanjutkan hari ke dua dengan kategori pop and jazz, acapella and vocal group, youth choir, dan mixed choir. Gema Gita Bahana UIN Maliki dalam ajang internasional ini mengikuti dua kategori yakni folklore dan pop and jazz.

2494_psm-ggb-2.jpg
ISTIMEWA:Penyerahan medali oleh Tommyanto Kandisaputra Artistic Director Bandung Choral Society kepada pelatih PSM Gema Gita Bahana Insan Amuda didampingi Juri asal Filipina Jonathan Velasco (kiri) dan ketua official Gema Gita Bahana Aysha Ayundari Safaat.


Selama dua hari penuh tim PSM GGB ini mengikuti kompetisi untuk pertama kalinya. Meski ini merupakan kali pertama UKM paduan suara ini mengikuti ajang internasional ini, namun telah mampu menyumbangkan dua emas dalam dua kategori yang diikuti.
“Persiapan tim kami tidak hanya monoton untuk ajang festival ini, tetapi dengan mengikuti kompetisi-kompetisi regional dan nasional sebelumnya,” ucap Habibah Fairuz Huwaida salah satu tim Gema Gita Bahana. Singer dari Jurusan Perbankan Syariah UIN Malang ini menjelaskan bahwa terdapat beberapa kejuaraan yang telah diikuti sebelum sampai di ajang internasional ini. Di mulai dari bulan april konser tahunan, bulan mei meraih juara 2 dalam lomba paduan suara di Universitas Brawijaya, kemudian bulan September tahun ini mendapatkan silver medal dan gold medal kategori folklore dan pop and jazz di Surabaya.
Di akhir sebelum menutup wanwancara, Tim Gema Gita Bahana UIN Maliki berharap untuk setiap kompetisi yang diikuti dapat menjadi bahan evaluasi, sehingga kompetisi berikutnya mendapatkan sesuatu yang lebih membanggakan lagi. (ofi/nhl)

 

Lebih Lanjut »
REKTOR UIN MALANG BUKA KESEMPATAN DOSEN MENGAJAR DI MESIR
Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 956 views
2482_rektor.jpg


GEMA-UIN Maulana Malik Ibrahim kini telah menginjak usia ke-58. Tahun ini, telah banyak prestasi dan pengembangan akademis yang dilakukan oleh segenap civitas akademika kampus. Salah satunya adalah terlibatnya UIN Malang dalam pembukaan program studi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Mesir.
Hal inipun menjadi salah satu topik yang disinggung oleh rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, dalam Rapat Terbuka Senat Universitas pada Jum’at (25/10). Menurutnya, keberhasilan UIN Malang untuk membuka prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar merupakan pencapaian tersendiri.
“Barusan ada dua utusan kita, Pak Warek bidang Kemahasiswaan dan Bu Dewi Chamidah yang ikut meresmikan (prodi) di Al-Azhar. Dari tiga negara yang bekerjasama, yang betul-betul diharapkan untuk mengelola program ini adalah UIN Maulana Malik Ibrahim,” jelas Prof. Haris.
Tak hanya memaparkan program pembukaannya, Prof. Haris juga membuka kesempatan untuk dosen yang ingin mengajar di Universitas Al-Azhar.
“Bapak Ibu, para dosen yang ingin menjadi dosen Bahasa Indonesia di Mesir, bisa menghubungi Bu Dewi atau Pak Warek 4 atau Warek 3. Tapi harus bisa bahasa Arab,” tutup Prof. Haris.
Adapun dua kampus lain yang turut mengelola pembukaan prodi Bahasa Indonesia di UA adalah Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pembukaan prodi disepakati pada Focus Group Discussion (FGD) ketiga di UIN Malang pada 9 Oktober lalu.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
REKTOR UIN MALANG PAPARKAN TARGET AKADEMIS KAMPUS
Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 747 views
2483_akre.jpg

GEMA-Peringatan Dies Natalies ke-58 UIN Maliki Malang dilaksanakan dengan berbagai runtutan acara. Salah satunya adalah Rapat Terbuka Senat Universitas yang diadakan pada Jum’at (25/10).
Rapat ini dibuka dengan pembacaan rentetan prestasi dan target kampus oleh rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag. Di hadapan ratusan civitas akademika dan perwakilan BAN-PT, Prof. Haris mengumukan akreditasi kampus yang berhasil dipertahankan dengan status A.
“Keberhasilan ini harus disyukuri karena memang tidak banyak perguruan tinggi di Indonesia yang menyandang itu. Dari 58 PTKIN, hanya 7 PTKIN yang memperoleh status akreditasi A. Antara lain yang nilainya terbanyak adalah UIN Maliki,” ungkap Prof. Haris dalam sambutannya.

2484_akre2.jpg


Di samping itu, Prof. Haris juga menyebutkan target peningkatan kualitas SDM dosen di UIN Malang melalui pengukuhan guru besar. Menurutnya, jumlah guru besar baru di UIN Maliki Malang bertambah secara signifikan selama dua tahun terakhir.
“Selama kurang lebih dua tahun ini, sudah ada 4 guru besar. Dan ini kita syukuri karena 8 tahun sebelumnya, tidak satupun dosen tetap kita memperoleh (status) guru besar ini. Ada 5 lagi yang insya Allah akan dikukuhkan,” lanjut Prof. Haris.
Hal tersebut akan terus dikembangkan dengan menargetkan 23 guru besar pada tahun 2020. Selain itu, kampus juga tengah menargetkan pembukaan 20 program studi baru dan perencanaan program akademik berbasis World Class University.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
KETUA MAJELIS BAN-PT PUJI PROGRAM INTERNASIONALISASI UIN MALANG
Senin, 28 Oktober 2019 . in Berita . 509 views
2480_ban-pt.jpg


GEMA-Rapat Terbuka Senat Universitas dalam rangka Dies Natalies ke-58 UIN Malang berhasil dilaksanakan pada Jum’at (25/10). Kali ini, orasi ilmiah disampaikan oleh ketua majelis BAN-PT, Prof. Ir. Dwiwahju Susongko, M.Sc, Ph.D.
Dalam orasi ilmiahnya, lelaki yang akrab disapa Pak Song itu mengungkapkan beberapa karakteristik mahasiswa yang harus menjadi tolak ukur sistem akademis di universitas. Salah satunya adalah pemahaman dan keterbukaan GenZ terhadap kultur yang berbeda (different cultures).
Hal tersebut, menurut Pak Song, berkesinambungan dengan program internasionalisasi UIN Malang. Program ini dilaksanakan dengan perencanaan pembangunan sistem akademis yang berorientasi pada standar internasional, sehingga UIN Malang dapat menjadi World Class University.

2481_ban-pt2.jpg


“Mahasiswa S1 kita adalah Generasi Z. Ini pasti pandangannya berbeda. Mereka ini lebih toleran. Senang sekali mendengar laporan dari Pak Rektor (tentang) adanya internasionalisasi. Tadi juga saya lihat testimoni dari mahasiswa luar negeri,” ungkap Pak Song dalam orasinya.
Selain terbukanya kampus terhadap mahasiswa luar negeri, rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, juga mengungkap target dibukanya UINMart di berbagai belahan dunia.
“UIN Maliki punya pusat pengembangan bisnis. Kita juga telah membuka UINMart, dan tempatnya sangat strategis. Dan ini insya Allah kita kembangkan ke seluruh dunia. Karena alumni kita ini dari 32 negara. Kita bisa membuka UINMart di Rusia, Cina, dan lain sebagainya,” jelas Prof. Haris.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
UIN MALANG PERINGATI HARI SANTRI
Selasa, 22 Oktober 2019 . in Berita . 769 views
2474_hari-santri.jpg
UPACARA: Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag saat menjadi pembina upacara peringatan hari santri nasional di lapangan utama UIN Maliki Malang, Selasa (22/10).


GEMA-Seluruh sivitas akademika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pagi ini mengikuti upacara dalam rangka memperingati hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2019.
Rektor UIN Maliki Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag menjadi pembina upacara hari santri yang berlangsung khidmat di lapangan utama.
Dalam amanatnya, Rektor kembali mengingatkan persoalan peran santri bagi negara NKRI ini, ditengah revolusi gelombang keempat (4.0) santri harus kreatif, inovatif daN adaptif terhadap nilai nilai baru yang baik sekaligus teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai agama yang baik.
"Santri tidak boleh kehilangan jati dirinya sebagai Muslim yang berakhlaqul karimah dan selalu santun kepada kiai," paparnya.
Santri, kata dia, tidak bisa dilepaskan dengan nuansa pondok pesantren, melalui pondok setiap santri harus nganut sama kiainya. Jati diri santri ialah akhlak dan moralitas yang esensinya kiai sebagai simbol kepemimpinan spiritual. "Kiai selalu memberikan semangat untuk memajukan Indonesia dengan SDM yang handal. Melalui momentum peringatan hari santri ini, para santri diminta untuk meneruskan perjuangan para kiai yang niatnya hanya satu yaitu hanya karena Allah SWT," paparnya.
Usai memberikan sambutan, semua santri diajak menyanyikan lagu yalal wathon dan dilanjutkan dengan penampilan kolosal dari para santriwati dengan membentuk koreo yang apik sembari mengibarkan bendera.
Suasana terasa semakin spesial saat para sivitas akademika membuat kejutan nasi tumpeng yang dikhusukan untuk memperingati hari ulang tahun Rektor dan Wakil Rektor Bidang AUPK. Di dampingi KH. Muzakki, pemotongan tumpengpun akhirnya dilakukan di tengah lapangan.
Meski terik matahari sedikit menyengat. Akan tetapi, tidak mengurangi semangat dari para santri atau sivitas untuk menyaksikan pemotongan tumpeng tersebut.
Usai pemotongan nasi tumpeng, rektor pun akhirnya menyerahkan ke santri. Dengan cepat, santri menyantapnya ramai-ramai dengan penuh bahagia.
Dan akhirnya selamat ulang tahun pak Rektor dan Dan WR II Dr. Ilfi Nurdiana, Semoga Allah SWT seantiasa memberikan umur yang panjang dan barokah.

Lebih Lanjut »
JURNAL JURISDICTIE TERAKREDITASI SINTA 2
Jumat, 18 Oktober 2019 . in Berita . 2868 views
2464_jurisdictie.jpg
BANGGA: Pimpinan Redaksi Jurnal Jurisdictie Dr. Khoirul Hidayah, MH menunjukan salah satu terbitan jurnalnya, Jumat (18/10).


GEMA-Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang patut berbangga. Pasalnya jurnal yang dikelolanya lolos akreditasi online. Jurnal Jurisdictie terkareditasi SINTA 2, Jumat (18/10).
Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan yang sekaligus Editor In-Chief Jurnal Jurisdictie, Dr. Khoirul Hidayah, MH menjelaskan Jurnal Jurisdictie awalnya diperuntukkan bagi kalangan mahasiswa Fakultas Syariah saja, sejak 2016 Jurisdictie mulai berbenah untuk disipakan sebagai jurnal yang bermutu dan ditargetkan bisa menembus jurnal ilmiah yang bereputasi. “Mulai Volume 7 Nomor 2 tahun 2016 Jurisdictie mulai dipersiapkan menjadi jurnal yang berbasis Online Journal System (OJS),” paparnya.
Dalam masa persiapan ini, Khoirul, sapaan akrab Khoirul Hidayah mulai menyiapkan naskah yang layak dari para author atau penulis. Tak hanya itu, persoalan reviewer dan bentuk gaya selingkung jurnal pun mulai ia benahi dan distandarkan sesuai aturan Permenristekdikti Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah. “Pada tahun 2018, Jurisdictie Volume 9 Nomor 2 mengajukan proses akreditasi dan lolos di SINTA 3,” kenangnya.
Ibu dari tiga anak ini, terus melakukan evaluasi dan berupaya menyiapkan artikel yang bermutu, belajar dari tahun sebelumnya, akhirnya di tahun 2019 ini Jurnal Jurisdictie lolos akreditasi di SINTA 2. “Alhamdulillah, saat diajukan kembali proses reakreditasi Volume 10 Nomor 1 Tahun 2019, Jurisdictie lolos SINTA 2,” ungkapnya penuh bahagia.
Dia berharap, status akreditasi ini bisa terus dipertahankan dan bisa terus berlanjut menjadi jurnal internasional bereputasi, sehingga Fakultas Syariah memiliki jurnal yang bermutu. “Jurnal Jurisdictie ini satu-satunya jurnal di Fakultas Syariah yang fokus pada persoalan Hukum Ekonomi Islam,” jelasnya.
Wakil Dekan dua ini menjelaskan SINTA berbeda dengan alat pengindeks yang sudah ada, seperti Google Scholar, Portal Garuda, Indonesia Science and Technology Index (InaSTI) dan Indonesian Publication Index (IPI).
Sinta sudah mengarah ke portal pengindeks global (Internasional) semisal Scopus yang sudah memiliki fitur yang lebih lengkap karena sudah dilengkapi dengan beberapa fitur. “Misalkan saja Citation, Networking, Research dan Score,” terangnya.
Program akselerasi jurnal saat ini memiliki enam tingkatan yaitu S1 sampai dengan S6 sebagai sistem akreditasi jurnal nasional. “Aturan sebelumnya, Dikti hanya punya 2 kelas yaitu kelas A dengan nilai akreditasi 85-100, dan kelas B dengan nilai 70-85,” jelasnya.
SINTA dengan 6 klaster dapat dipahami sebagai berikut, Sinta-1 Jurnal terakreditasi A dengan nilai 85-100, atau terindeks di Scopus, Sinta-2 Jurnal terakreditasi B dengan nilai 70-85, Sinta-3 Jurnal yang sudah melakukan evaluasi diri di Arjuna dan diverifikasi dengan nilai 60-70, Sinta-4 Jurnal yang sudah melakukan evaluasi diri di Arjuna dan diverifikasi dengan nilai 50-60, Sinta-5 Jurnal yang sudah melakukan evaluasi diri di Arjuna dan diverifikasi dengan nilai 40-50, Sinta -6 Jurnal yang sudah melakukan evaluasi diri di Arjuna dan diverifikasi dengan nilai 30-40.

 

 

Lebih Lanjut »
LP2M UIN MALANG GEMBLENG 100 DOSEN LAKUKAN RISET
Jumat, 18 Oktober 2019 . in Berita . 705 views
2465_lp2m.jpg


GEMA-Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengadakan Workshop Metodologi Pengabdian Mayarakat Berbasis Riset, yang dijadwalkan akan berlangsung selama dua hari Jumat-Sabtu (18-19/10).
Workshop di hari pertama berlangsung di ruang pertemuan gedung Rektorat Lt.3, sementara di hari kedua dijadwalkan akan digelar di Desa Jabung dan Desa Ngadirejo Kecamatan Jabung Kabupaten Malang.
Workshop kali ini diikuti sejumlah 100 dosen di lingkungan UIN Maliki Malang. Ketua LP2M Dr. Tutik Hamidah, M.Ag menjelaskan bahwa semua peserta workshop diharuskan mendaftarkan diri secara online serta membuat surat pernyataan kesediaan mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir dengan maksimal. “Pasalnya, seluruh kegiatan ini semua fasilitasnya ditanggung LP2M,” paparnya.
Sementara itu, dalam kegiatan forum, LP2M mengundang tiga pemateri yang expert di bidang penelitian yaitu Rahadi Al-Paluri Direktur SUSDEC LPTP Surakarta, dia membawakan materi dengan tajuk Participatory Action Research, dan dua pemateri lainnya Agus Afandi asal UIN Sunan Ampel Surabaya, dan Ari Prihatna, Ph.D dari Universitas Negeri Malang.
Mengawali paparan materinya, Rahadi menjelaskan persoalan hakikat dari tujuan Ilmu pengetahuan itu sendiri, yaitu untuk menemukan suatu kebenaran. Jalan untuk sampai pada tujuan ini memang berberbeda-beda. “Semua tergantung waktu, sifat dan metodenya,” terangnya. Manusia, kata dia, dianugerahi sifat dasar ingin tahu. Untuk mencapai sumber keilmuan yang berbasisi research, tentunya dibutuhkan sebuah metodologi yang jelas. Meskipun tidak menutup kemungkinan dalam melaksananya terdapat kendala dan halangan. “Dalam melakukan penelitian seharusnya peneliti memiliki paradigma penelitian yang jelas dan terukur,” tegasnya.
Semua itu, kata Rahadi, berguna agar peneliti tahu tentang apa yang dikerjakan, dan prosedur kerja yang akan dilalui seperti apa. “Selain itu juga untuk menentukan kualitas hasil yang akan diperoleh seperti apa,” terangnya.

Lebih Lanjut »
GAZA 7: MAN 2 MALANG JUARAI IMATHOH
Kamis, 17 Oktober 2019 . in Berita . 1234 views
2457_gaza-7.jpg
Sesi foto bersama Juara Lomba Imathoh beserta para juri sesaat setelah pengumuman, Rabu (16/10).


GEMA-Gebyar Apresiasi Khazanah Araby (GAZA) diselenggarakan selama enam hari, Minggu-Jumat (13-18/10) di UIN Malang. GAZA kali ini merupakan gelaran nasional yang ke-7 kalinya sejak 2013. Acara ini merupakan serangkaian acara tahunan yang diadakan oleh jurusan Pendidikan Bahasa Arab. GAZA mengadakan berbagai event perlombaan, dari yang khusus tingkat sekolah menengah atas atau madrasah aliyah hingga untuk umum. Berbagai perlombaan diselenggarakan di berbagai titik lokasi UIN Malang. Salah satunya lomba imathoh atau cerdas cermat yang diadakan di aula gedung C selama dua hari, Selasa-Rabu (15-16/10).
Lomba Imathoh sendiri diselenggarakan selama dua hari di aula gedung C. Penjurian lomba ini dilakukan oleh Muhammad Yasin Fatchul Barry, M.Pd dan Fahmi Fathoni, M.Pd. Proses babak semifinal dan final usai pada hari kedua, Rabu (16/10). Perlombaan ini dijuarai oleh instansi MAN 2 Kota Malang, pada posisi kedua oleh MA Darussalam Jombang dan ketiga oleh PP. Nurul Ummah Putra.
“Alhamdulillah perjuangan saya belajar setiap hari tidak sia-sia. Sangat bersyukur bisa menjadi juara pertama lomba ini,” ujar Dinar Auliyatuzzahro sumringah. Salah satu anggota tim dari MAN 2 Malang ini telah mengikuti ajang ini selama tiga kali berturut-turut sejak kelas 10. Lomba ini ditutup dengan sesi pemotretan para juara lomba beserta dewan juri.
Penutupan GAZA ke-7 akan dilaksanakan pada hari Jumat (18/10) sekaligus merayakan Milad HMJ PBA yang ke-10. Gebyar penutupan ini akan dimeriahkan bintang tamu Ceng Ridho salah seorang munsyid nasional. (nb/nhl)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up