Daftar Penulis: Abadi Wijaya


UIN MALANG KERJASAMA UNTUK BUKA PRODI BAHASA INDONESIA DI KAIRO
Senin, 14 Oktober 2019 . in Berita . 1444 views
2456_luarr.jpg

GEMA-Kerjasama UIN Malang dengan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir tampak semakin erat. Pasalnya, setelah beberapa tahun mengerahkan tenaga pengajar Bahasa Indonesia di Kairo, saat ini pembukaan prodi Bahasa Indonesia di Al-Azhar tengah diancangkan.
Tak hanya sendiri, UIN Malang juga bekerja bersama dengan Universitas Gadjah Mada, Universitas Muhammadiyah Surakarta, BELMAWA Kemenristekdikti, Kemenlu, Kemenag, serta PPSDK Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.
“Untuk merealisasikan program ini, diselenggarakanlah FGD di UGM pada Februari 2019. Dari sini, (kami) berhasil membentuk konsorsium pendiri prodi Bahasa Indonesia pada Fakultas Bahasa dan Terjemah Universitas Al-Azhar. Ini terdiri dari perwakilan UGM, UIN Malang dan UMS,” ungkap ketua BIPA UIN Malang Dr. Dewi Hamidah.
Tak berhenti di situ, FGD kembali diadakan di UIN Malang pada Mei 2019. Kali ini, pertemuan ditujukan untuk menyiapkan kurikulum pembelajaran Bahasa Indonesia untuk FBT UA. Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan FGD ketiga pada Juni 2019 untuk membahas silabus dan bahan ajar.
Rupanya, perencanaan pembukaan prodi Bahasa Indonesia ini disepakati dengan membuka mata kuliah terlebih dahulu. “Jika ternyata mahasiswa yang mengambil bahasa Indonesia itu banyak, ada jaminan akan adanya pengiriman dosen dari Indonesia setiap tahun. Setidaknya empat tahun ke depan sudah bisa buka Prodi,” lanjut Hamidah.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
ICOLESS CETAK CENDIKIA MUSLIM KONTEMPORER
Sabtu, 12 Oktober 2019 . in Berita . 531 views


GEMA-Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengadakan International Conference on Law, Technology, Spirituality, and Society (ICOLESS) yang ke dua kalinya, Kamis-Jumat, (10-11/10). Konferensi internasional kali ini dihadiri oleh dua pembicara istimewa yakni, Prof. Ji Hyun Park dari Universitas Youngsan Korea Selatan dan Assoc. Prof. Dr. Shafinar Ismail dari Universitas Teknologi MARA Melaka Malaysia. Dekan Fakultas Syariah Dr. Saifullah, M.Hum menjelaskan konferensi Internasional ini diikuti oleh dosen Fakultas Syariah, tamu undangan dan mahasiswa International Class Program (ICP). "ICOLESS kali ini diadakan di Hall Kusuma Agrowisata Batu," paparnya.
Konferensi kali ini bertajuk establishing inclusive regulation and spiritual society in the contemporary development of technology. dalam sambutannya Dr. Saifullah menyampaikan bahwa, Perguruan Tinggi tidak bisa hidup tanpa adanya tukar pendapat ilmu dan penelitian. “Hasil penelitian pun perlu di publikasikan," terang mantan WR Bidang AUPK ini.
ICOLESS ini diharapkan bisa menambah wawasan dosen dan mahasiswa dalam menyikapi permasalahan kontemporer yang selalu berkembang baik dalam cakupan hukum, teknologi, agama, dan sosial. "Untuk itu para cendikia muslim dituntut peka terhadap isu kontemporer yang berkembang saat ini," paparnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. M. Zainuddin, MA menyampaikan bahwa  lingkungan di Kampus UIN Maliki Malang sangat mendukung adanya kegiatan-kegiatan seperti ini. Ditambah sesuai dengan visi dan misi yang dimiliki kampus yakni integrasi ilmu, “Kampus ini mengajarkan mahasiswanya dengan Integreated Learning Model (ILM)," paparnya.  Dengan model ini, tambah dia, mahasiswa dapat memahami fokus keilmuan di jurusannya masing-masing dengan tidak meninggalkan pemahaman dari al quran dan as sunnah. "Saya berharap melaui ICOLESS ini UIN Malang mampu mencetak cendikiawan muslim kontemporer," harapnya.
Reporter: Ach. Basofi

Lebih Lanjut »
ICONETOS: KONFERENSI INTERNASIONAL GUNAKAN ‘BAHASA INDONESIA’
Jumat, 11 Oktober 2019 . in Berita . 4537 views
2448_tutik.jpg

GEMA-The 1st International Conference on Engineering, Technology, and Social Science (ICONETOS) ini kali pertama diadakan di UIN Maliki Malang, Kegiatan yang diketuai LP2M UIN Malang, Dr. Tutik Chamidah, M.Ag, dalam sambutannya menegaskan bahwa sejak dirilisnya Perpres Nomor 8 Tahun 2019 tentang penggunaan bahasa Indonesia menggantikan Perpres Nomor 16 Tahun 2010 patut diapresiasi. Perpres tersebut menekankan bahwa kegiatan yang bersekala internasional yang diselenggarakan di dalam negeri dianjukan untuk menggunakan bahasa Indonesia, Kamis (10/10).
Sehingga, kegiatan seperti ICONETOS seperti ini seyogyanya harus menggunakan bahasa Ibu yaitu bahasa Indonesia. “Maka dari itu, dalam sambutan saya menggunakan bahasa Indonesia saja,” ujarnya.
Perpres tersebut, kata dia, menjadikan landasan diperbolehkannya acara konferensi internasional seperti ini menggunakan bahasa Indonesa, sehingga bagi peserta yang berasal dari luar negeri harus disiapkan transliternya.”Perpres itu bisa optimal jika ada komitmen dari kita untuk melindungi bahasa nasional sebagai lambang identitas negara kita,” paparnya.
Rektor UIN Malang pun turut mengamininya, Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag dalam sambutannya juga menggunakan bahasa Indonesia sebagi bentuk penerapan terhadap Perpres Nomor 8 Tahun 2019 tersebut. “Saya mematuhi Perpres tersebut, sehingga saya sambutan menggunakan bahasa Indonesia saja,” paparnya sembari guyonan.
Dalam sesi paralel, peserta tetap menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia.

Lebih Lanjut »
ICONETOS 2019: UIN MALANG HARAP PERLUAS KAJIAN ISLAM DAN SAINS
Jumat, 11 Oktober 2019 . in Berita . 612 views
2442_icon4.jpg


GEMA-UIN Maliki Malang kembali berkontribusi melebarkan sayap kajian Islam dan sains lewat konferensi internasional. Dibuka pada Kamis (10/10), konferensi International Conference on Engineering, Technology, and Social Science (ICONETOS) ini merupakan yang pertama diadakan.
Menurut ketua LP2M, Dr. Tutik Chamidah, M.Ag, konferensi diadakan untuk memperluas keilmuan yang spesifik serta perspektif yang lebih luas dalam ranah Islam, sosial dan teknologi. Karenanya, tema yang diangkat adalah The Integration among Islam, Science & Technology: Challenge and Future Direction in Industrial Revolution 4.0.
“(Konferensi) ini dibuat untuk mengkaji keilmuan teknik, teknologi dan sains dengan lebih spesifik. Ini juga akan memberikan kesempatan untuk para akademisi dan profesional,” ungkap Chamidah dalam sambutannya.
Selain itu, rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. H. Abdul Haris, M.Ag, turut menekankan perluasan kajian Islam dan sains yang tengah dilakukan oleh kampus.
“UIN Malang, saya kira menjadi contoh di mana integrasi antara Islam dan sains itu ditunjukkan ditunjukkan melalui peningkatan kelembagaan. Yang pertama lembaga pendidikan ini, yang kedua ma’had,” jelasnya.
ICONETOS akan dilaksanakan selama 3 hari sampai Sabtu (12/10 dengan 6 pembicara utama dari 4 negara dunia.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
ICONETOS: KIKUCHI SOROT PERKEMBANGAN INDUSTRI 4.0
Jumat, 11 Oktober 2019 . in Berita . 754 views

 

2446_icon2.jpg

GEMA-ICONETOS di hari kedua ini dilanjutkan dengan sesi pleno atau Plenary Session yang diisi dua keynote speaker Prof. Faisol Mahmud Adam Ibrahim dari Universitas Al-Qur’an Al-Kareem wa ‘Ulum Al-Islamiyyah, Sudan, dan Prof. Akira Kikuchi asal Hiroshima University, Japan, Jumat (11/10).
Mengawali sesi pleno, Prof. Kikuchi sapaan akrab Akira Kikuchi menjelaskan perkembangan dunia digital era kekinian yang biasa disebut Industri 4.0. Seiring perkembangan teknologi, manusia mau tidak mau harus mengikuti perkembangannya. Era digital menjadi tren otomasi pertukaran data dengan cepat. "Data yang berada di internet menjadi sumber informasi dan mampu memberikan kontribusi informasi yang kreatif dan bisa juga merusak," paparnya.

2447_zzz.jpg


Dalam lini kehidupan saat ini, komputer dan proses digitalisasi sudah menjadi bagian dari kebutuhan primer, misalkan saja keberadaan HP yang multifungsi serta sistem siber-fisik internet untuk memenuhi segala informasi yang dibutuhkan. "Perkembangan Industri 4.0 menghasilkan 'pabrik cerdas' dan kreatif, " paparnya.
Mengakhiri paparan materinya yang bertajuk Does Environmental Monitoring Being Affordable and Participatory? Kikuchi berpesan bahwa perkembangan industri 4.0 ini harus diimbangi dengan sikap yang cerdas dalam menerima dan menggunakan teknologi yang terus mengalami perkembangan sangat pesat ini. "Teknologi yang berkembang harus pro lingkungan, jangan sampai kehadirannya malah merusak lingkungan yang ada, itu sangat berbahaya" pungkasnya mengakhiri paparan materinya di Hall Ijen Suites Malang.

Lebih Lanjut »
SAINTEK UIN MALANG BERHASIL ADAKAN KONFERENSI INTERNASIONAL KE-10
Jumat, 11 Oktober 2019 . in Berita . 804 views
2450_green2.jpg

GEMA-10th International Conference on Green Technology berhasil diadakan di Hotel Savana pada Rabu (2/10) hingga Kamis (3/10). Konferensi tahunan Fakutas Sains dan Teknologi UIN Malang tersebut pertama kali diadakan di luar kampus setelah sepuluh tahun.
Jumlah peserta diperkirakan mencapai lebih dari 200 peserta dari berbagai cabang ilmu sains. Tak hanya berasal dari Indonesia, peserta juga hadir dari luar negeri, seperti Thailand, Malaysia, hingga Jerman.

2449_green1.jpg


Menurut ketua panitia, Rachmawati Ningsih, M.Si, konferensi ini memulung lebih banyak peserta dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun-tahun sebelumnya biasanya diadakan di kampus atau rektorat. Tahun ini, pesertanya lebih banyak. Ya, dengan harapan bisa menjadi bentuk kontribusi terhadap penelitian masalah-masalah lingkungan,” ungkap Rachma.
Tak hanya memberikan wadah pada peneliti-peneliti sekelas akademisi, Fakultas SAINTEK juga memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk berkarya. Total sejumlah 30 mahasiswa ikut serta mempresentasikan poster ilmiah dalam agenda ini. Sejumlah mahasiswa tersebut terjaring dalam Riset Kompetitif Mahasiswa (RKM).
“Ini kolaborasi dengan dosen. Sebenarnya buat skripsi. Cuma karena kebetulan ada RKM ini, saya coba saja, siapa tahu dapat,” jelas Yolanda Sintia Dewi, salah satu mahasiswi jurusan Kimia yang turut dalam kompetisi poster.

2451_green3.jpg


Poster-poster karya mahasiswa tersebut rupanya menuai pujian dari pembicara utama. Menurut mereka, karya-karya tersebut sudah cukup bagus untuk dikompetisikan dalam konferensi-konferensi internasional.
Reporter: Zahra

Lebih Lanjut »
ICONETOS HARAP BERI SUMBANGSIH PEMIKIRAN
Kamis, 10 Oktober 2019 . in Berita . 771 views
2439_icon1.jpg


GEMA-Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Abd. Haris, M.Ag secara resmi membuka langsung kegiatan konferensi internasional pertama tentang
Teknik, Teknologi, dan Ilmu Sosial atau the 1st Internasional Conference On Engineering, Technology and Social Science (ICONETOS) di hotel Ijen Suites Malang, Kamis (10/10).
Turut hadir keynote speaker Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP, M.Ag, (Director of Islamic Higher Education) Prof. Faisol Mahmud Adam Ibrahim (Universitas Al-Qur’an Al-Kareem wa ‘Ulum Al-Islamiyyah, Sudan), dan Prof. Akira Kikuchi (Hiroshima University, Japan).

2440_icon2.jpg


Prof. Haris dalam sambutannya menyampaikan bahwa UIN Malang telah melakukan upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui proses integrasi keilmuan yang dikembangkan di kampus ulul albab. Dia menilai Proses integrasi di UIN Malang bisa dilakukan melalui dua aspek yaitu keilmuan dan lembaga kampus.
Ilmu itu tidak bisa lepas dari literasi, dan transendensi atau berpikir tentang hal-hal yang melampaui apa yang terlihat, yang dapat ditemukan di alam semesta, sehingga Allah dalam firmannya menegaskan melalui surat yang pertama kali diturukan kepada Rasulullah yaitu surat Al Alaq. "Sejak awal Islam tidak ada dikotomi keilmuan, ini terjadi karena arus sekularisme keilmuan menjadi terkotak-kotak," jelasnya.

2441_icon3.jpg


Ada sekitar 73 makalah yang akan di bahas dalam konferensi tiga hari tersebut, untuk itu, tambah dia, melalui forum diskusi dari para ilmuan ini diharapkan bisa menyumbangkan pemikiran integrasi keilmuan yang dikembangkan di UIN Malang," harapnya.
Sementara itu, salah satu kynote speaker Prof. Dr. M. Arskal Salim, GP, M.Ag membeberkan perkembangan era digital 4.0 yang tidak bisa dipungkiri adanya. Kehadirannya harus bisa diambil manfaat dan kontribusinya. “Sehingga generasi milenial saat ini tidak ketinggalan,” paparnya.
Adanya perkembangan teknologi ini, kata dia, memiliki dampaknya luar biasa, semua informasi bisa dihadirkan dengan cepat, sehinggah muncul istilah ustaz google dan ustadzah youtube. "Ketika siswa tidak puas dengan gurunya, maka mereka akan berselancar dengan google dan youtube untuk menggalih informasi," paparnya.
Generasi milenial ini kiblatnya sudah ke internet, malalui pintu google yang mudah diakses di HP Androidnya masing-masing. Namun, ini bisa menjadi pemicu terjadinya kesalah pahaman dalam perbedaan. "Tentu kita tidak bisa mengklaim pemahaman kita benar dan yang lain salah, bisa jadi mereke yang lebih benar," paparnya.
Tayangan televisi saat ini turut menjadi promosi gratis dan sekaligus memiliki dampak yang nyata terhadap prilaku masyarakat. "Ini menjadi penggerak nyata terhadap pola hidup bagi generasi dan masyarakat," paparnya.

2442_icon4.jpg


Untuk itu, tambah dia, jadilah generasi kritis yang tidak mudah termakan hoax, selalu open mind, terbuka dan mau menerima masukan untuk perbaikan. “Seorang muslim yang moderat itu perlu melihat perkembangan global, lokal, dan bersikap moderat,” pungkasnya.

Lebih Lanjut »
FOTO WISUDA PERIODE III TAHUN 2019
Selasa, 8 Oktober 2019 . in Akademik . 6365 views

Foto dokumentasi dan prosesi wisuda periode iii tahun 2019 bisa anda download link di bawah ini:

http://bit.ly/ekonomiperiode32019
http://bit.ly/fitkperiode32019
http://bit.ly/fkikperiode32019
http://bit.ly/humanioraperiode32019
http://bit.ly/pascasarjanaperiode32019
http://bit.ly/psikologiperiode32019
http://bit.ly/saintekperiode32019
http://bit.ly/syariahperiode32019
http://bit.ly/wisudawanterbaikperiode32019
http://bit.ly/dokumentasiperiode32019

Lebih Lanjut »
LITERASI DI ERA POST-TRUTH
Senin, 7 Oktober 2019 . in Berita . 1776 views
2430_perpustakaan.jpg
BAGI ILMU: Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd saat menyampaikan materinya.


GEMA-Himpunan Mahasiswa Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang mengadakan seminar literasi, Sabtu (5/10). Seminar ini dilaksanakan di Auditorium Saintek lt. 4, dan diikuti kurang lebih 200 mahasiswa UIN Maliki sebagai peserta seminar. Literasi di era post-truth menjadi tema seminar kali ini karena dewasa ini, faktanya masyarakat lebih mempercayai perkataan tokoh terkenal dibanding dengan data dan fakta yang ada.
“Era pasca-kebenaran merupakan bentuk perubahan yang luar biasa dengan sangat cepat”, Ujar Prof. Dr. Djoko Saryono, M.Pd. dalam memaparkan materinya. Era ini berada pada zaman disrupsi dimana perubahan yang sangat besar secara tiba-tiba yang menimpa seluruh sektor manusia. Tambah guru besar UM Malang tersebut. Indonesia sudah mulai memasuki zaman ini sejak dari 3-4 tahun yang lalu.
Post-Truth juga dapat difahami dengan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi tetapi dibuat terjadi, seperti: hoax, fake news, kabar palsu dan istilah-istilah lainnya. Dalam revolusi 4.0 ini tidak ada yang dapat menanggulangi kemajuan teknologi, sehingga Kepala Perpustakaan Pusat UM ini memberikan beberapa prinsip kemanusiaan dan humanitisme yang harus dimiliki untuk mencegah hal tersebut.

2431_cc.jpg


Pertama, memiliki karakter, tata krama, akhlak, dan etika. Sehingga, karakter yang kuat dapat mengontrol diri dalam revolusi digital ini. Kedua, memiliki kompetensi, kemampuan dalam memilih dan memilah teknologi dan informasi secara baik dan benar. Ketiga, literasi digital, mengerti dan memahami informasi tersebut mulai dari sumber, isi, penganggung jawab dan mengerti dengan tepat mengenai hal-hal yang diperbolehkan dan dilarang dalam dunia kepenulisan literasi.
Setelah memahami prinsip, tidak bisa untuk dihindari dalam era revolusi digital ini dengan munculnya penyakit revolusi digital. Penyakit tersebut adalah kedangkalan berfikir. Dalam seminarnya Prof. Djoko memberikan dua pilihan untuk menghadapi revolusi digital yang kilat ini. Pertama, dengan memperlambat laju perubahan. Kedua, mempercepat laju perubahan. Menurut Prof. Djoko, lebih baik memilih untuk memperlambat lajunya karena untuk menyelamatkan saraf kejiwaan masing-masing individu. “Tujuannya agar seorang anak dapat tempat bercerita secara fluent kepada orangtuanya tanpa diburu kuota dan baterai,” terangnya.
Melalui literasi ini tambah dia, informasi dapat cepat, tepat, cermat, cendikia, dan informatif. “Disinilah perpustakaan dan ilmu informasi memiliki peran yang menjadi tonggaknya masyarakat agar ber-literate dengan tepat”. Ucap pria ramah ini sebelum menutup materinya. Sehingga, ilmu perpustakaan menjadi mercusuar masyarakat untuk mencari informasi. (ofi)

Reporter: Ach. Basofi
Foto: Basofi

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up