Daftar Penulis: Iffatunnida


PROF. BUNYAMIN: LOMPAT JABATAN SAH SAJA
Selasa, 26 Maret 2019 . in Berita . 939 views
1931_prof3.jpg

GEMA-Banyaknya calon guru besar yang terkendala urusan kepangkatan, menjadi salah satu evaluasi perguruan tinggi juga Kemenristek Dikti. Dalam Focus Group Discussion di Ruang Sidang Senat Rektorat Lt. 4, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., MA., Direktur Karier dan Kompetensi SDM di Kemenristek Dikti menyampaikan beberapa hal yang perlu diketahui oleh peserta yang merupakan bibit guru besar baru di UIN Malang, Selasa (26/3).
Contohnya, papar Prof. Bunyamin, seorang yang menjabat asisten ahli bisa saja langsung menjadi lektor kepala tanpa menjadi lektor terlebih dahulu. Atau, seorang lektor yang langsung mengajukan diri menjadi guru besar tanpa menjadi lektor kepala. “Seperti itu sudah boleh, asalkan angka kreditnya terpenuhi,” imbuhnya.
Ia tak bosan menjelaskan dan menekankan pentingnya karya ilmiah bagi yang memang menginginkan percepatan guru besarnya. “Misal saja kita masih butuh 150 angka kredit, dengan karya ilmiah yang bapak ibu hasilkan, angka segitu bisa cepat terpenuhi,” terangnya.
Karya ilmiah yang dihasilkan juga tidak bisa dipublikasikan di sembarang jurnal. Kemenristek Dikti mensyaratkan jurnal yang bereputasi internasional sebagai jujukan penerbitan agar tulisan para calon guru besar dapat diakses oleh kalangan luas. “Tidak harus Scopus, tapi jurnal yang bereputasi internasional,” tekannya. (nd)

Lebih Lanjut »
PROF. HARIS: TAHUN 2019 TARGET 4 PROFESOR
Selasa, 26 Maret 2019 . in Berita . 1154 views
1930_prof2.jpg

GEMA-Delapan profesor untuk UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tentu bukan jumlah yang ideal. Jumlah tersebut dapat dikatakan dalam level krisis, sehingga pihak kampus harus konsisten memotivasi dosen-dosen yang sudah memenuhi syarat. Dalam Focus Group Discussion Percepatan Guru Besar di Ruang Sidang Senat Rektorat Lt. 4, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. menyampaikan targetnya, Selasa (26/3).
Ia merencanakan akan melantik empat profesor baru di tahun 2019. Target ini, ia yakin, tentu membutuhkan energi yang lebih. “Kalau bapak-ibu yang tinggal setahap lagi terus semangat, saya yakin target ini tercapai,” ujarnya optimis.
Prof. Haris sadar bahwa kendala terbesar dalam pemenuhan persyaratan guru besar ialah karya ilmiah. Apalagi jurnal yang ditarget adalah yang bereputasi internasional. Namun, ia yakin, kemampuan para doktor di UIN Malang lebih dari mumpuni untuk menghasilkan artikel-artikel ilmiah yang dapat menjadi rujukan kalangan internasional.
Dalam akhir sambutannya, rektor berjanji akan menjadi motivator yang konsisten bagi calon guru besar. Ia secara pribadi akan memantau perkembangan orang-orang yang ditarget menjadi profesor agar tidak mengendorkan semangat. “Saya akan kirim pesan setiap hari jika perlu untuk menanyakan perkembangan bapak ibu,” lugasnya. (nd)

Lebih Lanjut »
WR 1: INGIN ADA ASSOCIATE PROFESSOR
Selasa, 26 Maret 2019 . in Berita . 2150 views
1929_prof1.jpg

GEMA-Saat menyambut Direktur Karier dan Kompetensi SDM di Kemenristek Dikti Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., MA., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. M. Zainuddin MA. menyampaikan beberapa hal terkait minimnya jumlah guru besar, Selasa (26/3). Ia ingin agar ada program Associate Professor sebagai salah satu persiapan menjadi guru besar.
Di hadapan para dosen yang digadang menjadi calon guru besar UIN Malang, hal ini diutarakan sebagai motivasi. “Ternyata Prof. Bunyamin pun memiliki pemikiran yang sama,” ujarnya.
Assoc. Professor ini mengaca pada program yang sudah dilaksanakan di universitas-universitas di luar negeri. “Jadi ketika menjadi pembicara di kegiatan luar kampus, sudah ada gelar Associate Professor,” tambahnya. (nd)

Lebih Lanjut »
DWP UIN MALANG ANTI KORUPSI
Selasa, 26 Maret 2019 . in Berita . 713 views
1919_dwp-kor.jpg

GEMA-Maraknya kasus korupsi di Indonesia tentu menjadi bahan perbaikan di setiap level masyarakat. Salah satunya dengan melakukan pencegahan sejak dini di lingkungan keluarga. Bertema Pendidikan Kejujuran dalam Keluarga, Tindakan Preventif Memerangi Korupsi, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Malang mengajak para ibu untuk memberi pendidikan di komunitas kecilnya, Jumat (22/3).
Narasumber utama Dr. Umi Sumbulah mengenalkan gerakan Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK). Dalam gerakan ini, ibu bukan hanya bertugas dalam mengurus segala keperluan rumah tangga namun menguatkan perannya sebagai penanam moral bagi anak-anaknya. “Gerakan SPAK ini menguatkan peran krusial ibu dalam pendidikan anti korupsi,” tegasnya.
Menurut sebuah survey KPK di Solo dan Yogyakarta, lanjut Umi, hanya 4% orang tua yang mengajarkan kejujuran pada anaknya. Hal kecil seperti jangan menyontek dan menyerobot antrian juga luput. Karenanya, hal itu seperti dianggap wajar dan ketika dilakukan tidak ada rasa bersalah. “Padahal hal-hal itu termasuk perilaku koruptif yang sering terabaikan,” tutur dosen Fakultas Syariah tersebut.
Umi menegaskan bahwa korupsi dapat diperangi dengan nilai kejujuran. Bukan hanya sekedar menjelaskan definisinya, “Namun bagaimana nilai tersebut dipraktikkan dalam keseharian,” tutur dewan penasihat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi Malang Raya tersebut.
Ia sadar bahwa mengajarkan kejujuran tidak semudah yang dikatakan. Butuh beberapa peran untuk menanamkan hal tersebut pada anak. Dari pihak keluarga, sekolah, maupun teman sepermainan. “Semua tidak ada yang instan, pasti butuh prose. Karenanya, anak-anak butuh sosok teladan yang terdekat, yakni dari lingkungan keluarga,” tutupnya. (ptt/nd)

Lebih Lanjut »
MUKHOYYAM ARABI 2019: BELAJAR CARA BARU
Minggu, 24 Maret 2019 . in Berita . 1300 views
1914_pkpba1.jpg
REFRESH: Mahasiswa menampilkan yel-yel dalam Kegiatan Mukhoyyam Arabi yang dihelat oleh PKPBA

GEMA-Berpegang teguh bahwa belajar tidak hanya di ruang kelas, Program Khusus Pengembangan Bahasa Arab (PKPBA) mengadakan Mukhoyyam Arabi. Program ini dilaksanakan selama enam minggu sepanjang Maret hingga pertengahan April 2019.
Menurut Makhi Ulil Kirom, salah satu dosen PKPBA, Mukhoyyam Arabi dihelat setiap Sabtu. Karena banyaknya mahasiswa UIN Malang tahun ajaran 2018, maka mereka dibagi menjadi enam gelombang. “Sekitar 3.400 mahasiswa dibagi setiap minggunya 500 hingga 550 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.
Program ini dilakukan di luar kampus, yakni di Dusun Sahabat Alam, Desa Karangploso. “Karena keterbatasan lokasi dan untuk efektivitas kegiatan ini maka tidak semua mahasiswa diikutkan dalam satu gelombang,” lanjut Makhi.
Umar Al Faruq, Ketua Divisi FKM (Forum Kegiatan Mahasiswa) PKPBA, menyatakan bahwa pihaknya ingin memberi warna baru bagi pembelajaran Bahasa Arab. Kegiatan pun dirancang untuk memberi penyegaran bagi mahasiswa, apalagi yang masih pemula.

1915_pkpba2.jpg


Karena itu, PKPBA mengadakan beragam kompetisi yang akan diujikan selama kegiatan. Baik itu individu maupun lomba antar kelas. Seperti, yel-yel, taqdim al qishosh (lomba bercerita), lomba bisik berantai, lomba ranking satu, dan lomba tebak kata. “Semua lomba murni menggunakan Bahasa Arab agar mahasiswa juga melihat aplikasi bahasa tersebut dalam konteks nyata,” papar Faruq.
Ia melanjutkan, Mukhoyyam Arabi merupakan ice breaking setelah satu setengah semester mahasiswa baru UIN Malang mengikuti PKPBA. “Kami ingin mengembalikan semangat mereka dalam belajar Bahasa Arab pasca kegiatan ini,” ujarnya. (nd)

Lebih Lanjut »
UIN MALANG STOP PEREDARAN NARKOBA
Kamis, 21 Maret 2019 . in Berita . 779 views
1893_bnn1.jpg
SOSIALISASI: Ketua BNN Kota Malang dan Wakil Rektor Bidang AUPK UIN Malang dalam sosialisasi pencegahan narkotika

GEMA-Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Malang AKBP Ir. Bambang Sugiharto, M.Si. mensosialisasikan Bahaya Narkotika dan Prekusor Narkotika di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Kamis (21/3). Sosialisasi ini diikuti oleh dosen dan staf kampus di Gedung Rektorat Lt. 5.
Sosialisi BNN ini diadakan sesuai dengan terbitnya Inpres Nomor 6 Tahun 2018 tentang rencana aksi nasional pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika. “UIN Malang termasuk salah satu perguruan tinggi yang sudah melaksanakan instruksi presiden tersebut,” ujar Kepala BNN asal Pamekasan ini.
Ia menambahkan, status Kota Malang dalam kategori bahaya narkoba. Hasil penelusuran BNN, pengedar narkoba sudah banyak berkeliaran di Kota Bunga ini. Ditambah lagi banyaknya fasilitas yang rawan pengedaran obat-obatan terlarang. Seperti, apartemen, kos, dan tempat hiburan.

1894_bnn2.jpg

Karena banyaknya kampus di Malang, pihak BNN rutin mengadakan sosialisasi tentang bahaya narkotika. Dengan harapan, masyarakat berpendidikan di kalangan kampus bisa menularkan informasi tersebut di kalangan awam.
Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Ilfi Nurdiana mendukung penuh kegiatan BNN di UIN Malang. Ia pun mengerahkan dosen dan staf untuk melakukan tes urin sebagai syarat tes bebas narkoba. “Kami pimpinan UIN Malang mewajibkan semua warga kampus ini untuk ikut tes urin”, tegasnya. Tes urin akan dilaksankan di stan yang telah disiapkan oleh staf BNN Kota Malang untuk kemudian diperiksa di laboratorium.

1895_bnn2019.jpg

Menurut WR 3 ini, siapa saja yang melakukan upaya dalam mengenalkan bahaya narkoba kepada masyarakat disertai penjelasan terkait upaya pencegahannya beserta solusinya berarti telah melakukan dakwah tentang ajaran Islam. “Hal tersebut sangatlah bermanfaat bagi banyak umat karena menyelamatkan masyarakat,” terangnya.
“Tak hanya itu, kampus juga akan membentuk relawan pencegahan narkoba,” tutur dosen Fakultas Ekonomi tersebut. hal ini menunjukkan bahwa kampus memiliki perhatian khusus terkait narkoba.
Kedatangan BNN di UIN Malang sekaligus untuk memperbaharui Memorandum of Understanding yang pernah dibuat. Dengan itu, maka BNN dan UIN Malang sama-sama memiliki akses untuk melakukan kegiatan terkait penanggulangan bahaya narkotika. (ofi/ptt/nd)

Lebih Lanjut »
RIDHO ZIKRI JUARA SATU PENCAK SILAT
Kamis, 21 Maret 2019 . in Berita . 1040 views
1892_silat.jpg
UKIR PRESTASI: Ridho Zikri berhasil menjadi pemenang pertama dalam kejuaraan nasional Pencak Silat di Yogyakarta

GEMA-Mahasiswa UIN Malang kembali torehkan prestasi di kancah nasional. Ridho Zikri berhasil membawa pulang gelar juara pertama kategori tanding dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat Yogyakarta Championship ke-5, Selasa-Rabu (12-13/3).
Perlombaan yang bertempat di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tersebut diikuti oleh sebanyak 2.600 pesilat seluruh indonesia. Sebagai delegasi kampus hijau, latar belakang Zikri yang merupakan atlet pencak silat semakin menambah performanya. Sempat kalah di babak satu dan dua, tidak menghalangi mahasiswa asal Medan itu untuk terus mengerahkan seluruh kemampuannya demi almamater.
Persiapan yang matang tentu telah dilatih jauh hari. Sekalipun masih menduduki semester awal di UIN Malang, tidak menghalangi semangat Zikri untuk giat berlatih di tengah padat aktivitas di Pusat Mahad al Jamiah (PMJ).
Ia justru semakin pandai dalam mengatur waktunya. Dirinya tidak pernah absen barang sekali untuk berlari pagi sebelum mengikuti perkuliahan reguler. Terlebih ia memiliki amanah untuk mengharumkan almamater dalam bidang Pencak Silat.
Mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (HTN) ini memiliki tekad kuat sehingga tidak ada kesempatan baginya untuk berhenti berlatih demi impiannya menjadi atlet profesional. “Membagi waktu latihan dan perkuliahan memang sedikit sulit awalnya. Namun saya yakin dengan tekad kuat semua akan lebih mudah,” tuturnya.
Ia pun menambahi bahwa selama mempersiapkan kompetisi, pihakya selalu memperhatikan kondisi kesehatan tubuh. Utamanya perihal berat badan. Untuk kategori yang diikuti, Zikri harus menurunkan beratnya hingga 70-75 kg. ”Asupan gizi seperti buah dan vitamin selalu saya perhatikan agar berat badan yang awalnya 76 kg menjadi sesuai kriteria,” pungkas mahasiswa asal Aceh Tenggara tersebut. (aqa/nd)

Lebih Lanjut »
HUMANIORA: DUA KONSER DALAM SEHARI
Rabu, 20 Maret 2019 . in Berita . 820 views
1876_hum1.jpg

GEMA-Hari Musik Nasional yang jatuh pada 9 Maret lalu diperingati Fakultas Humaniora dengan konser, Selasa (19/3). Tak tanggung-tanggung, dua konser sekaligus dilaksanakan dalam sehari. Pada pukul 15.00 WIB dan 19.00 WIB di Home Theatre Fakultas Humaniora Lt.3.
Acara yang dikemas dalam Apresiasi Seni dan Budaya ini diramaikan oleh seluruh sivitas akademik fakultas tersebut. Tak hanya penampilan band dan tari dari mahasiswa, namun juga penampilan dari dosen dan karyawan.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Humaniora Siti Masitoh menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi komunitas yang digagas oleh mahasiswa. Sampai saat ini, sudah ada delapan komunitas di fakultasnya. “Semua mahasiswa di Fakultas Humaniora boleh dan bebas memilih komunitasnya,” terangnya.
Jika didata, kata Masitoh, ada beberapa komunitas mahasiswa yang telah terbentuk. Di antaranya komunitas pecinta kaligrafi, debat, dan penulisan kreatif. Pihaknya masih membuka kesempatan jika ada komunitas baru yang akan dibentuk selama masih bertujuan positif.

1877_hum2.jpg

Dalam acara yang digagas tersebut, fakultas juga sekaligus meresmikan komunitas yang baru terbentuk, El Faraby. Ini merupakan komunitas yang fokus di bidang music band. Komunitas ini, walau baru diresmikan, sudah sering diundang dalam event di Malang Raya.
Dalam kegiatan Apresiasi Seni dan Budaya tersebut, ada beberapa band yang ditampilkan. Di antaranya ialah Alvest Band (HMJ Bahasa dan Sastra Arab), Hello Good Bye Band, dan Telas Ria. Komunitas fakultas lain pun juga turut menunjukkan penampilannya seperti Galileo Band dan Teater Galileo dari Fakultas Sains dan Teknologi. (ir/nd)

Lebih Lanjut »
BANK SYARIAH MANDIRI: SAATNYA UNTUK KEKINIAN
Selasa, 19 Maret 2019 . in Berita . 781 views
1873_bms-1.jpg

GEMA-Area Manager Bank Syariah Mandiri (BSM) Moh. Endry Dzul Fikri didampingi tim BSM Ninik S. Hajjah dan Wawan Purwantoro bersilaturahim ke UIN Malang, Selasa (19/3). Dalam obrolan santai bersama petinggi kampus, Endry menuturkan beberapa hal terkait instansinya.
Ia menyadari betapa cepat dan unggulnya perkembangan teknologi, khususnya di kalangan mahasiswa. Karenanya, pihaknya ingin menyesuaikan dengan gaya hidup kekinian yang mementingkan kepraktisan.
Ia menggambarkan fenomena tiap awal semester yang selalu diisi dengan antrian memanjang di suatu bank untuk pembayaran biaya kuliah. Menurutnya, dengan teknologi yang ada, seharusnya antrian seperti itu sudah tidak zaman. “Dengan QR (Quick Response)-Code yang kami kembangkan, mahasiswa bisa dengan mudah bertransaksi untuk pembayaran SPP dengan ponsel mereka,” jelasnya.

1874_bms2.jpg


Tak hanya itu, pihaknya juga ingin bekerjasama dengan penjual makanan di lingkungan kampus. Tren penggunaan e-cash menjadi bidikan BSM. “Cukup scan barcode dari aplikasi di ponsel, kita tidak perlu repot lagi pakai uang cash,” paparnya.
Produk kekinian yang ditawarkan, menunjukkan bahwa BSM juga berkembang. Ia ingin menghapus imej di masyarakat yang menyatakan bank syariah tertinggal dibanding dengan bank konvensional. “Padahal tidak, kami selalu berinovasi. Hanya karena masyarakat tidak mengenal bank syariah jadi ada persepsi seperti itu,” jelas pria yang pernah bertugas dua tahun di Kota Palu tersebut.
Para petinggi BSM disambut langsung oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. M. Zainuddin, MA., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Isroqunnajah, M.H.I., Kabiro AUPK Drs. Mahfudh Shodar, M.Ag., Kabiro AAKK Drs. Heru A. Hari, dan Endah Kurniawati, M.Psi.

1875_bms-3.jpg


Rektor pun menyambut baik maksud BSM dengan memberikan kesempatan untuk bersosialisasi di lingkungan UIN Malang. Apalagi, kampus ini adalah kampus yang berasaskan Islam yang juga sejalan dengan asas BSM. (nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up