Daftar Penulis: Iffatunnida


BI-CORNER UIN MALANG LATIH TULIS PROPOSAL RISET
Senin, 6 Mei 2019 . in Berita . 924 views
2040_bicorner.jpg

GEMA-Sejumlah 55 mahasiswa S1 UIN Malang mengikuti program Smart Writer yang diadakan Bank Indonesia (BI) Corner. Selama empat hari (29/4-3/5), mereka dibekali ilmu penulisan proposal penelitian. Metode penelitian yang dilatih pun tidak melulu kualitatif, namun juga kuantitatif. Pihak BI-Corner mengundang dua narasumber untuk mengisi pelatihan di Gedung Perpustakaan Pusat tersebut.
Menurut Nur Avni Aulia, peserta Smart Writer, pihak BI-Corner mengundang Dr. Yayuk Sri Rahayu untuk materi penulisan proposal dengan metode kualitatif. Sedangkan dalam metode kuantitatif, Mufid, M.Hum. dihadirkan sebagai pemateri. Kedua narasumber memiliki dua hari untuk menyampaikan materinya.
Ia menambahkan, antusiasme peserta sangat luar biasa. Seluruh peserta menunjukkan niat belajar tinggi mereka dari hari pertama hingga terakhir. “Seluruhnya hadir di seluruh sesi,” imbuh mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah tersebut.
Semua peserta, masih kata Avni, merasa bahwa program asuhan BI-Corner UIN Malang ini sangat membantu perkuliahan mereka. Apalagi kebanyakan peserta adalah mahasiswa yang sudah harus memulai menulis proposal untuk penelitian skripsi mereka.
Tak hanya itu, peserta yang ikut juga menarget untuk mengikuti karya ilmiah kompetitif. Sehingga, Smart Writer dimanfaatkan betul untuk menimba segudang tips dalam penulisan riset mereka nantinya.
Ida Ayu, salah satu peserta, mengaku bahwa kegiatan semacam ini cukup menyegarkan. Biasanya, mereka mendapat materi yang sama di dalam kelas. Namun, praktiknya masih kurang. Dengan mengikuti kegiatan Smart Writer, ia makin mantap dalam materi. “Apalagi saya sudah harus menulis proposal skripsi, jadi kegiatan ini sangat membantu,” jelasnya.
Ia pun ingin agar nantinya BI-Corner mengadakan beragam kegiatan penulisan lainnya. Tak hanya tentang karya ilmiah, namun juga creative writing. Seperti penulisan novel, cerita pendek, puisi, dan lainnya. Sehingga, mahasiswa UIN Malang memiliki banyak soft skill dalam hal kepenulisan.


Sumber berita: Nuriyatul Inayatil Yaqinah & Mufid

Lebih Lanjut »
RIUH ENGLISH CARNIVAL, APA KATA REKTOR?
Selasa, 30 April 2019 . in Berita . 992 views
2035_carnival1.jpg

GEMA-Puncak gelaran English Exposure and Socialization Program 2019 diramaikan dengan iring-iringan karnaval dan bazar mahasiswa, Selasa (30/4). Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag., Direktur Pusat Pengembangan Bahasa Dr. Abdul Hamid, dan Ketua Program Khusus Pengembangan Bahasa Inggris (PKPBI) Dr. Syamsudin membuka acara yang berpusat di lapangan utama kampus.
Melihat riuhnya mahasiswa, rektor mengaku sangat kaget. Ia tidak menyangka bahwa mahasiswa UIN Malang begitu bersemangat memeriahkan acara yang juga menjadi rangkaian dari pembelajaran di PKPBI semester genap ini. “Ramai sekali dan tema serta tradisi yang diangkat sangat beragam,” tuturnya tersenyum saat didaulat membuka acara di atas panggung utama.

2036_carnival2.jpg


Semangat yang terlihat itu, lanjut rektor, merupakan gambaran semangat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Mahasiswa yang bersemangat ke arah positif tentu menjadi ruh suatu kampus untuk selalu berkembang dan tentu maju. “Inilah wajah kampus kita yang sebenarnya. Penuh semangat positif,” imbuh rektor kelahiran Lamongan tersebut.
Beragam tradisi yang dipamerkan setiap perwakilan jurusan di UIN Malang juga mendapat apresiasi rektor. UIN Malang merupakan sekolah dan rumah bagi mahasiswa dari Sabang sampai Merauke. Budaya dan bahasa yang dibawa setiap mahasiswa tentu berbeda. “Namun ketika sampai di sini, semua menyatu,” lanjutnya.
English Carnival, tutur Prof. Haris, merupakan momen bagi mahasiswa dari segala penjuru Indonesia untuk mengenalkan budayanya. Mulai dari mengenalkan baju adat, makanan khas, hingga tradisi keseniannya.

2037_carnival3.jpg


UIN Malang, masih kata peraih Santri of The Year 2019 ini, tak hanya rumah bagi mahasiswa domestik. Ia juga menjelaskan bahwa ada banyak pula mahasiswa dari beberapa negara lain. Misalnya, Cina, Irak, Madagaskar, Sudan, Thailand, dan lainnya. “Dengan melihat tradisi-tradisi ini, mereka juga bisa belajar banyak tentang Indonesia,” paparnya.
Pasca sambutannya, Prof. Haris kemudian meresmikan acara tersebut. Ia pun tak ketinggalan turut mengiringi mahasiswa yang mengikuti English Carnival dimulai dari belakang Gedung Rektorat hingga memasuki lapangan utama UIN Malang. Tak hanya itu, Prof. Haris juga tampak mengunjungi seluruh stan yang dibuka oleh mahasiswa per jurusan.

2038_carnival4.jpg


English Carnival dan Bazaar merupakan acara puncak English Exposure 2019. Sebelumnya telah dilaksanakan pula Lomba Drama dan Akustik. Dalam acara puncak tersebut, mahasiswa juga berkompetisi dalam pemilihan Prince dan Princess PKPBI, Lomba Karnaval dan Penampilan Kreatif, serta Lomba Bazar. Mahasiswa per jurusan juga tampil dengan beragam tema sesuai dengan propinsi di Indonesia yang mereka pilih. (nd)

Lebih Lanjut »
TUNJUKKAN BAKAT MUSIK MAHASISWA UIN MALANG
Jumat, 26 April 2019 . in Berita . 706 views
2015_akustik.jpg

GEMA-English Exposure 2019 yang diadakan Program Khusus Pengembangan Bahasa Inggris (PKPBI) menjadi ajang pembuktian bakat mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Khususnya, bakat di bidang bermusik. Saat Lomba Akustik, Kamis (25/4), setiap perwakilan jurusan mengirimkan jagonya di panggung Home Theatre Fakultas Humaniora Lt. 3.
Ika Puspitarini, juri Lomba Akustik, menyatakan ada 22 perwakilan jurusan yang mendaftar lomba tersebut. Mahasiswa tidak diberi pilihan lagu seperti pada tahun sebelumnya agar semakin bervariasi lagu yang bisa ditampilkan. “Asalkan tetap berbahasa Inggris,” imbuhnya.
Ada beberapa aspek yang dinilai ketiga juri, lanjut Ika. Mulai dari pelafalan atau pronunciation hingga stage manner. “Mereka benar-benar kreatif, alat musiknya pun beragam,” tuturnya.
Menurut pantauan Gema, tak hanya gitar saja yang menjadi instrumen andalan mahasiswa di ajang tersebut. Tetapi juga angklung, hingga instrumen melalui smartphone. Lagu yang ditampilkan pun tidak hanya yang bergenre ballad namun juga rock.
Agaknya, pihak kampus tak perlu kebingungan mencari pengisi acara di saat menghelat agenda di kampus. Karena, mahasiswa UIN Malang pun bisa diandalkan untuk meramaikan acara bahkan di level profesional. (nd)

Lebih Lanjut »
TOTALITAS PANGGUNG DRAMA MAHASISWA
Jumat, 26 April 2019 . in Berita . 1245 views
2008_drama1.jpg

GEMA-Program Khusus Pengembangan Bahasa Inggris (PKPBI) kembali mengadakan acara tahunan English Exposure 2019. Acara yang dimulai sejak (24/4) ini dimulai dengan Lomba English Drama di Aula Gedung C Lt. 3. Tiga juri mengaku bingung menentukan pemenang, pasalnya selama dua hari (24-25/4) pelaksanaan lomba tersebut, drama yang ditampilkan sangat apik dan para pemeran dinilai totalitas.
Hal ini disampaikan oleh Urwatus Silvia Rahmah, salah satu juri drama, “Cerita yang ditampilkan sangat bervariasi dan unik. Bahkan, properti panggungnya pun niat sekali,” paparnya. Tentu banyak hal yang akan menjadi pertimbangan penentuan pemenang oleh juri selain kualitas cerita dan akting pemeran.
Saat pembukaan gelaran English Exposure 2019, Ketua PKPBI, Dr. Syamsudin menuturkan segala hal telah dipersiapkan untuk pelaksanaan acara. Bahkan simulasi untuk acara puncak pada (30/4) nanti. “Kami harap mahasiswa antusias mengikuti setiap kompetisi yang diadakan PKPBI,” harapnya.

2009_drama2.jpg


Ia melanjutkan, pihaknya telah berdiskusi bersama rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terkait kegiatan yang melibatkan mahasiswa. Rektor pun berpesan, agar kegiatan untuk mahasiswa harus dipusatkan di dalam kampus agar gaungnya dirasakan seluruh sivitas akademik. “Maka kami memilih tempat-tempat dalam kampus agar semakin meriah, dan puncaknya ialah di lapangan utama UIN Malang nantinya,” terangnya.
Perlombaan-perlombaan yang dihelat dalam acara English Exposure 2019 sangat beragam. Yaitu Lomba Drama, Lomba Akustik, Prince and Princess, Lomba Karnaval, dan Lomba Bazar. Setiap lomba diikuti oleh perwakilan mahasiswa setiap jurusan. (nd)

Lebih Lanjut »
CLCC: MANDARIN DAN SELUK-BELUKNYA
Kamis, 11 April 2019 . in Berita . 1682 views
1986_clcc-feri.jpg
XIEXIE: Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. memberikan kenang-kenangan kepada Kaprodi Sastra Cina Universitas Al Azhar Indonesia Feri Ansori, M.Ed.

GEMA-Workshop Desain Pembelajaran Mandarin oleh Chinese Language and Culture Center (CLCC) UIN Malang masih berlangsung, Kamis (11/4). Pemateri yang dihadirkan unit di bawah naungan Pusat Pengembangan Bahasa ini ialah Ketua Prodi Sastra Cina, Universitas Al Azhar Indonesia, Feri Ansori. Dalam sesi ini, ia mengenalkan negara Tiongkok pada umumnya.
Karena banyaknya dialek dan karakter huruf Cina, maka pemerintah Negeri Tirai Bambu memutuskan untuk menggunakan Bahasa Mandarin. Jika warga tetap kukuh berbicara dengan dialek masing-masing, bisa dipastikan tidak akan ada kesepahaman. “Maka Mandarin lah bahasa pemersatu mereka,” imbuhnya.
Ia menambahkan, saking banyaknya ragam bahasa di negara tersebut, terhitung ada 50.000 karakter huruf Cina. “Jika kita belajar 5 huruf per hari sejak lahir, maka butuh waktu hingga 28 tahun untuk menguasai semuanya,” jelas Feri. Namun, mayoritas masyarakat Tiongkok hanya mempelajari sekitar 5.000 karakter semasa hidupnya.
Selama kunjungannya ke negeri terbesar ketiga di dunia tersebut, ia terkagum-kagum dengan empat kemajuan teknologi di sana. Pertama ialah kereta dengan kecepatan tinggi yang menjadi salah satu transportasi umum andalan warga Tiongkok.
Selanjutnya, masih kata Feri, masyarakat Tiongkok sudah lebih familiar dengan uang elektronik dibanding Indonesia. Ada banyak tata cara pembayaran dengan mobile payment. Selain itu, Negara Cina juga sangat maju dengan e-commerce. Banyak online shop unggul dari negara tersebut yang bahkan telah merambah negara lain.
Terakhir, walau terlihat sederhana, di penjuru negara tersebut, kita akan menemukan bike-sharing. Besarnya kesadaran warga akan menjaga lingkungan, membuat sistem penyewaan sepeda kayuh sangat maju. Setiap orang bisa dengan mudah menyewa dan memilih sepeda yang tersedia di hampir seluruh wilayah negara itu.
Workshop yang dihelat CLCC ini juga dihadiri oleh Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. Ia membuka workshop di hari pertama dan juga turut menunjukkan dukungannya di hari selanjutnya. Ia menekankan bahwa CLCC harus semakin giat menularkan semangat belajar Bahasa Mandarin ke seluruh lapisan sivitas akademik UIN Malang. (nd)

Lebih Lanjut »
TERBIASA DAN TAHU TRIK PERMUDAH BELAJAR MANDARIN
Kamis, 11 April 2019 . in Berita . 1294 views
1984_clcc-huruf.jpg
BELAJAR: Kaprodi Bahasa Mandiri Universitas Tanjungpura Pontianak berbagi tips dalam mempermudah pembelajaran karakter Cina

GEMA-Ketua Prodi Bahasa Mandarin Universitas Tanjungpura Pontianak, Ina, M.Ed. berusaha mematahkan beragam stereotip tentang pembelajaran Bahasa Mandarin. Hal ini ia sampaikan saat menjadi narasumber dalam Workshop Desain Pembelajaran Mandarin yang diadakan Chinese Language and Culture Center (CLCC) UIN Malang, Rabu (10/4).
Sebelum menjelaskan beberapa hal terkait Bahasa Mandarin, ia ingin agar semua peserta menghilangkan anggapan bahwa bahasa tersebut sulit. “Kita akan bilang sulit karena masih asing dengan huruf dan juga budayanya,” jelasnya saat membuka sesi. Berdasarkan pengalamannya dalam mengajar para mahasiswanya di Pulau Kalimantan, ia membagi beberapa info dasar.
Bahasa Mandarin, selain pelafalan yang berbeda, memiliki empat intonasi yang perlu diketahui pemula. “Walau lafalnya benar tapi intonasinya salah tentu makna akan berbeda,” tuturnya. Ia pun mengajak peserta untuk bersama melafalkan satu kata yang memiliki pengucapan nama namun berbeda intonasi.

1985_clcc-day1.jpg


Selanjutnya, anggapan bahwa karakter huruf Cina yang rumit karena memiliki banyak goresan juga ingin ia patahkan. Ia tidak menampik bahwa karakter hurufnya sangat banyak, “Namun sekarang ada juga yang disederhanakan.”
Terkait cara dalam memudahkan pemula mengingat karakter Cina, Ina menjelaskan beberapa hal. “Karakter Cina tidak dibentuk sembarangan, namun ada histori mengapa karakter itu memiliki goresan yang spesifik,” tutur wanita berkacamata tersebut.
Karakter Cina, lanjutnya, dibuat sesuai dengan benda yang terkait dengan karakter tersebut. Seperti karakter rén yang berarti orang, memiliki karakter huruf yang terinspirasi dari bentuk/postur orang. “Kalau sudah memahami beberapa huruf dasar, menggabungkannya dengan karakter lain akan lebih mudah,” jelasnya.
Sebelum acara berakhir, Ina menjawab berbagai pertanyaan dari peserta yang nampak antusias. Ia pun berharap agar komunitas Bahasa Mandarin di UIN Malang akan semakin berkembang sehingga makin banyak yang familiar dengan bahasa tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
BIASAKAN SIKAP EFEKTIF DAN EFISIEN
Rabu, 10 April 2019 . in Berita . 1097 views
1979_clcc1.jpg
OPENING: (kiri ke kanan) ketua CLCC, rektor UIN Malang, dan narasumber dalam pembukaan Workshop Desain Pembelajaran Mandarin

GEMA-Menunjukkan dukungannya untuk seluruh kegiatan di unit kampus, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. datang untuk membuka acara. Kali ini acara milik Chinese Language and Culture Center (CLCC) di Ruang Pertemuan Gedung Rektorat Lt. 3 disambangi oleh orang nomor satu di kampus itu, Rabu (10/4).
Saat memberikan opening speech-nya, ia mengatakan bagaimana orang Cina dan Jepang berbeda dengan warga negara lain. Menurutnya, warga atau keturunan Cina dan Jepang tidak pernah berlebihan dalam gaya hidupnya. Tidak ada besar pasak daripada tiang. Sehingga apa yang dihasilkan dan dikeluarkan tidak berat sebelah.
Dengan apa yang ada, lanjut Prof. Haris, mereka dapat memanfaatkan semaksimal mungkin. Sehingga tidak heran warga Tionghoa, khususnya, bisa beradaptasi di manapun mereka tinggal. “Ciri-ciri orang yang menguasai dunia itu yang efektif dan efisien,” ujarnya menekankan.
Dengan dibukanya CLCC di UIN Malang, pihak kampus ingin agar sivitas akademik mulai mengenal lagi bahasa lain selain Bahasa Arab dan Inggris. Ia sadar bahwa tidak banyak yang familiar dengan Bahasa Mandarin karena merasa kesulitan.
Maka dari itu, rektor ingin agar CLCC menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan. “Sekarang dimana-mana lagi nge-trend  enjoy learning,” tambahnya. Dengan suasana yang menyenangkan, tentu belajar Mandarin akan cepat dan mudah. (nd)

Lebih Lanjut »
REKTOR: GIATKAN RISET UNTUK GURU BESAR
Rabu, 10 April 2019 . in Berita . 645 views
1930_prof2.jpg

GEMA-Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi mengeluarkan keputusannya terhadap asesmen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pada Selasa (9/4), Sertifikasi Akreditasi No. 166/SK/BAN-PT/Akred/PT/IV/2019 yang diterima Unit Lembaga Penjaminan Mutu tertulis bahwa akreditasi A masih menjadi milik kampus berlogo ulul albab ini.
Dalam wawancara bersama Gema, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. menuturkan bahwa hasil akreditasi adalah pemacu semangat. “Segala hal yang dinilai positif oleh BAN-PT harus semakin kita efektifkan dan tingkatkan,” paparnya. Ia tidak mau hanya tampak baik di luar. Jadi, apa yang ditampilkan baik, harus benar-benar baik.
Ia menambahkan, pihak kampus akan semakin menggalakkan penelitian di kalangan dosen. Kondisi UIN Malang yang hanya memiliki sedikit guru besar dibanding perguruan tinggi lainnya yang selevel. “Karena akhir-akhir ini memang sedang kami canangkan percepatan guru besar, maka melakukan riset adalah cara yang tepat untuk hal tersebut,” imbuhnya.
Melakukan riset, kata Prof. Haris, tak hanya dapat meningkatkan status para pengajar. Namun, hal tersebut dapat juga meningkatkan performa mengajar dosen yang berimbas pada nilai kampus. “Melakukan riset tentu bagus untuk pengembangan materi pengajaran dosen di kelas,” tambahnya.
Setelah riset dilakukan, lanjutnya, ia berharap akan ada karya ilmiah yang diterbitkan di jurnal-jurnal. Hal ini juga akan membantu percepatan guru besar. “Tentu menerbitkan artikel di jurnal bereputasi internasional akan memberi poin lebih bagi individu dosen,” tutur rektor kelahiran Kabupaten Lamongan tersebut. (nd)

Lebih Lanjut »
BERITA BAIK DI PENUTUPAN RAKER REKTOR PTN JATIM
Selasa, 9 April 2019 . in Berita . 889 views
1938_rapim2.jpg

GEMA-Rapat Kerja Paguyuban Rektor dan Wakil Rektor PTN se-Jawa Timur ditutup menjelang Ashar di Aula Gedung Rektorat Lt. 5, Selasa (9/4). Seluruh peserta, terdiri dari rektor dan para wakilnya, mengikuti forum diskusi tersebut dengan seksama. Tiga isu yang dijadwalkan untuk dibahas pada forum tersebut juga telah dipaparkan oleh masing-masing penanggung jawab. Seperti pembahasan Ujian Tulis Berbasis Komputer, bahasan peningkatan prestasi olahraga dan seni, serta hasil konsorsium universitas di Australia Barat dan Jawa Timur.
Setelah pemaparan hasil, Rektor UIN Malang Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag. pun kembali mengungkapkan terima kasihnya kepada seluruh peserta yang telah hadir dalam forum silaturahim di kampusnya. Tak hanya itu, ia juga menyatakan kegembiraannya akan hasil akreditasi yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi. "Alhamdulillah, hari ini kami menerima kabar bahwa hasil akreditasi untuk UIN Maulana Malik Ibrahim adalah A," tuturnya disambut tepukan tangan para peserta.
Prof. Haris yakin, hasil tersebut akan menjadi pemicu semangat bagi sivitas akademik UIN Malang untuk meningkatkan kualitas di aspek manapun. Termasuk aspek pelayanan, pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Ia juga menambahkan, jika nilai akreditasi sama halnya dengan amanah masyarakat agar UIN Malang makin melebarkan sayapnya. "Setahu saya, nilai A adalah yang terbaik di dunia dan Insya Allah di akhirat," tutupnya. (nd)

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up