Daftar Kategori: Ulasan


UIN MALANG KENALKAN BUDAYA JAWA TIMUR LEWAT EJX
Abadi Wijaya Jumat, 5 Juli 2019 . in Berita . 717 views
2160_ejx5.jpg

GEMA-Sejumlah mahasiswa asing meramaikan Gedung Rektorat UIN Maulana Malik Ibrahim pada Jum’at (5/7). Mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari Australia dan beberapa perguruan tinggi di Indonesia ini tengah mengikuti rangkaian acara East Java Exploration (Ejx).
Acara dimulai dengan penampilan Tari Topeng dari dua penari Sanggar Srikandi milik Fakultas Humaniora, UIN Malang. Setelah selesai dengan penampilannya, dua penari itupun mengajak beberapa peserta asing untuk belajar Tari Topeng bersama. Meski tampak kaku, para peserta tampak antusias belajar tarian tradisional ini.

2159_ejx4.jpg

Tak hanya mengajak belajar menari, mereka juga dikenalkan dengan asal Tari Topeng dan filosofinya. Dalam penjelasannya, sang penari menceritakan bahwa Tari Topeng merupakan tari asal Malang yang menunjukkan watak sosok yang arogan. Hal tersebut terlukis dalam ekspresi sosok yang tergambar di topeng.

2158_ejx3.jpg

Setelah asik belajar Tari Topeng, perwakilan mahasiswa asing, Georgia, menyampaikan sambutan. Melalui pidatonya, ia menyampaikan terima kasih karena mendapatkan kesempatan ini, “Kami sangat berterima kasih karena bisa belajar banyak melalui program kerjasama seperti ini,” ungkapnya.
Sedangkan Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. H. M. Zainuddin, MA, mengungkapkan kebahagiaan karena dapat menyambut mahasiswa-mahasiswa asing ini. Dalam sambutannya, beliau juga memperkenalkan profil UIN Malang yang memiliki misi Ulul Albab. Sebelum acara diskusi berlangsung WR I diminta untuk membuka kegiatan East Java Exploration di UIN Malang tersebut. "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan ini resmi dibuka," ucapnya seraya diiringi tepuk tangan dari seluruh peserta.
Agenda East Java Exploration di UIN Malang akan berlangsung dengan diskusi gender, terorisme dan radikalisme dalam Islam. Acara akan ditutup dengan City Tour alias keliling Kota Malang.

2157_ejx2.jpg

Reporter: Fatimatuz Zahro

 

Lebih Lanjut »
EL ZAWA UIN MALANG LUASKAN DISTRIBUSI BANTUAN SOSIAL
Abadi Wijaya Jumat, 5 Juli 2019 . in Berita . 2219 views
2164_el3.jpg

GEMA-Pusat Kajian Zakat dan Wakaf (El-Zawa) UIN Malang kini tengah mematangkan rencana perluasan distribusi bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu. Salah satu agenda yang sedang diadakan adalah silaturahmi kepada duafa di kelurahan Sumbersari.
Seperti yang diungkapkan oleh ketua El-Zawa, Nurul Yaqien, S.Pd.I., M.Pd.I., acara ini merupakan lanjutan dari agenda santunan bulanan yang dulunya bertempat di kampus. Lokasi acara sengaja dipindahkan ke kelurahan tertentu supaya dapat mudah dihadiri oleh para duafa.
“Dulu di kampus, setiap hari Jum’at. Karena orang yang datang itu sepuh-sepuh, itu kalau di kelurahannya sendiri, kan, dekat. Supaya mereka nyaman dengan (hadir) di kelurahannya (sendiri),” jelas Nurul saat diwawancara pada Kamis (4/7).

2163_el2.jpg


Kelurahan Sumbersari bukan satu-satunya wilayah yang menjadi target El-Zawa. Sebelumnya, silaturahmi dan santunan berhasil dilaksanakan di Junrejo dan wilayah Kampus III UIN Malang.
Tak berhenti di situ, El-Zawa kini menargetkan distribusi bantuan sosial ke wilayah kecamatan Sukun dan Dau. Acara ini akan dilaksanakan dua kali dalam sebulan. Tujuan perluasan pun tidak lain untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah secara merata ke orang-orang yang berhak.
“(Sengaja) diratakan, supaya masyarakat merasakan kehadiran kampus sebagai sebuah berkah. Tidak berdiri jauh-jauh dari masyarakat. Kan, pandangan masyarakat (menganggap kampus) itu tinggi,” pungkas Nurul.

Reporter: Fatimatuz Zahro

Lebih Lanjut »
BULE ANTUSIAS NARI TOPENG DAN NGAJI GENDER DI UIN MALANG
Abadi Wijaya Jumat, 5 Juli 2019 . in Berita . 1075 views
2159_ejx4.jpg

GEMA-Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam menyukseskan acara East Java Exploration (Ejx) yang bekerjasama dengan 5 Universitas Australia Barat dan 10 Universitas di Jawa Timur, Jumat (5/7). East Java Exploration (EJx) WAIJUC (Western Australia - East Java University Consortium) merupakan konsorsium antara 5 Universitas Australia Barat yaitu, Universitas Curtin, Western Autralia, Murdoch, Edith Cowan, Notre Dame dan 10 universitas di Jawa timur yang terdiri dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Trunojoyo Madura, ITS, UNAIR, Brawijaya, Universitas Veteran, UNEJ, UM, dan UNESA.
Peserta WAIJUC yang terdiri dari 21 orang tersebut akan mengikuti kegiatan Inbound dan out bound mobility, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Dr. Uril Bahruddin menjelaskan bahwa inbound merupakan program mahasiswa Australia datang belajar akademik dan budaya di universitas-universitas Jawa timur dengan tema-tema yang sudah ditentukan dimasing-masing universitas sesuai dengan keunggulan masing-masing universitas. “Disamping belajar akademik, mereka juga belajar tentang bahasa Indonesia, seni dan budaya. Sedangkan outbound sebaliknya mahasiswa dari perguruan jatim yang akan berkunjung ke Australia,” terangnya.

2158_ejx3.jpg

East Java Exploration ini tambah dia, merupakan salah satu bentuk kerjasama antara kedua pemerintah serta anggota Western Australia East Java Universities Consortium (WAEJUC) di bidang pendidikan yaitu student mobility.
Kerjasama ini berbentuk kunjungan dan diskusi mahasiswa Australia Barat dengan tema tertentu ke setiap universitas Negeri di jawa timur yang bertujuan untuk memperkuat pengetahuan tentang isu-isu yang menjadi kekuatan tiap universitas. “Pada setiap materi mengandung pengetahuan baru bagi mahasiswa Australia Barat, dan memperdalam pengetahuan di beberapa bidang bagi mahasiswa Jawa Timur,” paparnya.
Uril menjelaskan, perwakilan Universitas negeri di Jawa Timur juga akan mengunjungi universitas di Australia Barat untuk memperkuat pengetahuan mahasiswa tentang isu-isu yang menjadi kekuatan tiap universitas, menawarkan pengetahuan baru bagi mahasiswa Jawa Timur, dan memperdalam pengetahuan di beberapa bidang bagi mahasiswa Australia Barat. “Selain student mobility, kerjasama di bidang pendidikan juga dilakukan dalam bentuk research on vocational and inclusive education dan post graduate scholarship,” bebernya. “Hari ini, giliran UIN Malang yang berpartisipasi dan berkontribusi dengan menjadi penyelenggara pengajaran dan diskusi,” tegasnya.

2156_ejx1.jpg


Acara diawali dengan sajian tari topeng khas Malang, peserta juga diajak untuk menari bersama dengan penuh antusias. kemudia dilanjutkan dengan sharing dan diskusi untuk membahas tema aktual "Pemberdayaan Perempuan di kalangan komunitas Islam" serta "Terorisme dan Radikalisme". Kegiatan ini disamping dihadiri oleh mahasiswa Australia barat juga dihadiri akademisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan 21 peserta perwakilan seluruh universitas di Jawa Timur dan Australia Barat. Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB dan diakhiri dengan Malang city tour dengan menggunakan bis pariwisata malang Marcito.
“Semoga kegiatan ini menjadi awal kerjasama yang baik bagi bagi pemerintah Jawa Timur dan Australia Barat dan semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi peserta Ejx,” harapnya.

Lebih Lanjut »
MATANGKAN MAHASISWA KKM, UIN MALANG HADIRKAN PAKAR METODE PENGABDIAN
Abadi Wijaya Rabu, 3 Juli 2019 . in Berita . 1124 views
2155_kkk.jpg

GEMA-Hari kedua Rabu (3/7) Pembekalan KKM UIN Mengabdi Tahap 2 kembali meramaikan Fakultas Humaniora, UIN Malang. Di hari kedua ini, LP2M memfokuskan pelatihan tentang metode pelaksanaan KKM yang tepat. Materi ini dinilai penting lantaran banyak mahasiswa KKM yang kurang paham tentang pelaksanaan KKM yang benar.
Adapun metode yang dimaksud adalah Metode ABCD. Nama ini merupakan kepanjangan dari Asset Based Community Development, yakni pelaksanaan pengabdian yang berorientasi pada aset kekayaan yang dimiliki oleh masyarakat setempat. Untuk materi ini, LP2M mengundang pakarnya langsung, yakni Agus Afandi.

2154_kk.jpg

Menurut Agus, metode ABCD ini dapat membantu mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian dengan baik. Artinya, mahasiswa mampu untuk melaksanakan kerjasama dan membantu masyarakat tanpa mengeluarkan uang yang banyak.
“Jadi, sekali lagi, kalau kita ke lapangan, jangan melihat masalah, (tetapi) lihatlah kekayaan yang dimiliki masyarakat,” jelas Agus.
Tak hanya itu, metode ini diharapkan dapat melunturkan persepsi masyarakat bahwa program KKM adalah melulu soal pembangunan infrastruktur. Hal tersebut juga akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap mahasiswa KKM dan menjadi masyarakat yang independen.

2153_k.jpg


Reporter: Fatimatuz Zahro

Lebih Lanjut »
JELANG PIONIR, UIN MALANG MAKSIMALKAN POTENSI LIAISON OFFICER
Abadi Wijaya Rabu, 3 Juli 2019 . in Berita . 717 views
2152_xx.jpg


GEMA-Agenda besar UIN Malang, PIONIR IX, sudah tinggal menghitung hari. Seluruh koordinator kini tengah mematangkan persiapan. Salah satu persiapannya adalah Pengembangan Kapasitas Liaison Officer (LO) selama dua hari yang dimulai pada Rabu (3/7).
Seperti yang diungkap oleh koordinator LO PIONIR, Dr. Elok Halimatus Sakdiyah, M.Si., pelatihan ini dianggap penting karena LO merupakan representasi kualitas UIN Malang. Dengan kualitas LO yang baik, UIN Malang dapat menjadi tuan rumah yang ramah untuk seluruh kontingen dari berbagai PTKIN yang berkisar 4000 orang.
Elok juga menyebutkan bahwa keuntungan menjadi LO tidak hanya terbatas dalam PIONIR saja, tetapi dalam acara lainnya. Hal tersebut didukung oleh kerjasama UIN Malang dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia.

2151_x.jpg


“Kemarin saya sudah ketemu langsung dengan deputi Kemenpora, beliau mengatakan yang sudah menjadi LO di sini dan terbukti memiliki komitmen yang kuat, itu langsung di-record oleh Kemenpora. Sehingga ketika Kemenpora memiliki acara tingkat nasional maupun internasional, tinggal rekrut,” jelas Elok dalam pembukaannya.
Tak tanggung-tanggung, koordinator LO turut mengundang Trainer Profesional Tersertifikasi, yakni Ilhamuddin Nukman. Melalui pelatihan ini, para LO yang berjumlah sekitar 123 orang diharapkan dapat terbekali dengan kemampuan untuk menjembatani antar kontingen.
Di samping itu, UIN Malang tidak hanya menargetkan profesionalitas LO di aspek soft skill saja, tetapi juga dari sisi penampilan. Untuk menunjang hal tersebut, UIN Malang telah bekerjasama dengan sponsor perusahaan kosmetik ternama untuk mengadakan Beauty Class dan Barber Shop gratis bagi LO.
Reporter: Fatimatuz Zahro

 

Lebih Lanjut »
LP2M UIN MALANG RENCANAKAN DUA PROGRAM BESAR PENGABDIAN
Abadi Wijaya Selasa, 2 Juli 2019 . in Berita . 973 views
2141_d2.jpg

GEMA-Aula Fakultas Humaniora penuh dengan ratusan mahasiswa pada Selasa (2/7). Ratusan mahasiswa ini tengah mengikuti program Pembekalan KKM UIN Mengabdi Tahap II. Program pembekalan merupakan satu dari sekian rangkaian persiapan LP2M UIN Malang untuk melaksanakan Kuliah Kerja Masyarakat (KKM) kedua tahun ini.
Seperti yang dijelaskan oleh ketua LP2M UIN Malang, Dr. Hj. Tutik Hamidah, M.Ag., program KKM UIN Mengabdi sengaja dilaksanakan dua kali supaya bisa menyesuaikan dengan jadwal seluruh mahasiswa. Jadwal yang dimaksud adalah jadwal Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang berbeda-beda antar fakultas.

2140_d1.jpg


Selain KKM UIN Mengabdi, Tutik mengungkapkan bahwa LP2M UIN Malang juga tengah mempersiapkan program pengabdian lain, yakni KKM Nusantara. Tahun ini, LP2M akan mengirim 7 mahasiswa dari fakultas yang berbeda-beda untuk melaksanakan pengabdian di daerah terluar Indonesia, tepatnya di Samarinda, Kalimantan Timur.
“KKM Nusantara ini dibiayai oleh LP2M. Dibiayai transportasinya, dan juga living costnya disubsidi. Hanya saja, karena dibiayai LP2M, maka jumlah mahasiswanya juga tidak banyak, tergantung pada kemampuan LP2M,” jelas Tutik.

2142_d3.jpg


Di samping itu, syarat-syarat mengikuti KKM Nusantara sama dengan persyaratan KKM UIN Mengabdi, yakni memenuhi 100 SKS. Namun, karena jumlah mahasiswa yang terbatas, LP2M harus berkoordinasi dengan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan setiap fakultas untuk mengirim 1 mahasiswa perwakilan fakultas.
Adapun tujuan utama KKM Nusantara tidak lain untuk membekali mahasiswa agar dapat bersosialisasi dengan baik di tempat yang memiliki tantangan tinggi. “Paling tidak, ada perwakilan dari mahasiswa itu (yang) pergi jauh dari zona amannya,” pungkas Tutik.

2145_d6.jpg


Reporter: Fatimatuz Zahro
Fotografer: Ajay

Lebih Lanjut »
KETUA LP2M: UIN MENGABDI REALISASIKAN TRI DARMA UNIVERSITAS
Abadi Wijaya Selasa, 2 Juli 2019 . in Berita . 732 views
2147_d8.jpg

GEMA-Pembukaan Pembekalan KKM UIN Mengabdi Tahap II dipenuhi dengan sambutan sekaligus pesan dari aparat kampus. Salah satu sambutan yang mengundang perhatian datang dari ketua LP2M, Dr. Hj. Tutik Hamidah, M.Ag.
Dalam sambutannya, Tutik turut memberikan arahan pada mahasiswa KKM. Salah satu hal yang disampaikan adalah bahwasanya KKM adalah realisasi poin ketiga Tri Darma Universitas, yakni pengabdian masyarakat. Oleh sebab itu, KKM menjadi agenda terpenting yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa sebelum wisuda.

2144_d5.jpg

Lewat pembekalan KKM ini, Tutik juga berharap mahasiswa dapat mengerti kaidah-kaidah dalam masyarakat. Tepatnya yakni tentang komunikasi dengan tokoh-tokoh masyarakat yang baik. Hal tersebut dianggap penting karena menurut Tutik, komunikasi yang baik akan membentuk kerjasama yang baik pula.
“Supaya (masyarakat berpikir), ini sopan santunnya anak UIN! Begitu datang, tidak langsung mau menggurui, tapi menyapa dengan silaturahmi dengan aparat desa dan tokoh-tokoh masyarakat. Nah, ini yang nanti perlu dikoordinasikan dengan Dosen Pembimbing Lapangan,” jelas Tutik.

2143_d4.jpg


Tak hanya itu, dalam pembekalan ini, LP2M juga merangkai sesi pembekalan tentang Metode ABCD, yakni metode pengembangan masyarakat. Sesi ini akan dilaksanakan pada Rabu (2/7) dengan menghadirkan tokoh ahli. Dengan bekal tersebut, mahasiswa KKM diharapkan dapat memanfaatkan ilmu di kampus untuk masyarakat.
Di akhir sambutannya, Tutik kembali berpesan mengenai koordinasi antar mahasiswa. “Fokuslah pada pengabdian masyarakat. Bekerjasamalah antar anggota kelompok. Insya Allah sukses,” tutupnya.

2148_d9.jpg


KKM UIN Mengabdi akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juli-5 Agustus 2019 dan diikuti oleh 285 mahasiswa yang akan dibagi menjadi 19 kelompok. Program ini juga melibatkan 19 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan 1 dosen pengawas kecamatan. Adapun lokasi KKM akan terpusat di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Reporter: Fatimatuz Zahro
Fotografer: Ajay

Lebih Lanjut »
MENUJU PIONIR 2019: CABANG DEBAT KONSTITUSI UIN MALANG TARGETKAN MEDALI EMAS
Abadi Wijaya Selasa, 2 Juli 2019 . in Berita . 707 views
2150_k2.jpg


GEMA-Menjelang diadakannya PIONIR IX Minggu depan, para kontingen perwakilan UIN Malang kini tengah gencar melaksanakan persiapan. Salah satu cabang lomba yang telah memasuki bulan ketiga persiapannya adalah cabang debat konstitusi. Seperti yang diungkapkan oleh Hikam Hulwanullah, satu dari tiga peserta lomba, persiapan telah dimulai sejak bulan Mei lalu.
Sejak bulan April, para koordinator telah memulai seleksi terbuka. Dari seleksi ini, lahirlah tiga kontingen yang berasal dari jurusan Hukum Keluarga Islam dan Hukum Tata Negara. Ketiganya sudah pernah mengikuti beberapa lomba debat konstitusi di luar Malang. Salah satu peserta bahkan sudah pernah turun dalam lomba debat konstitusi nasional yang diadakan oleh Mahkamah Konstitusi.
Menurut Hikam, ada dua tujuan yang ingin dicapai melalui keikutsertaan mereka di PIONIR IX, yakni untuk menambah pengalaman dan meraih medali emas. Mahasiswa semester tujuh ini juga menjelaskan bahwa dua target tersebut mendasari formasi tim yang terbentuk saat ini.
“Sebenarnya saya sudah senior sekali. Biasanya yang turun lomba bukan saya lagi, tapi sama fakultas masih ditunjuk untuk target itu,” pungkasnya saat diwawancara pada Senin (1/7).
Tujuan untuk belajar adalah niat utama bagi keikutsertaan dua peserta lain yang masih semester tiga. Meski terbilang muda, keduanya sudah pernah memenangkan juara di lomba sebelumnya sebagai perwakilan LADEC (Law Debate Community) Fakultas Syariah. Dengan mengikuti PIONIR, Hikam berharap adik-adik tingkatnya itu bisa belajar lebih banyak mengenai alur debat kampus lain yang bisa saja berbeda.
“Kalau misalnya maba-maba seperti ini, itu mereka belum bisa tujuannya pemenangan itu, alhamdulillah kalau dapat. Tapi, tujuan pertama itu pembelajaran. Tapi mereka kemarin sudah saya bawa ke IAIN Ponorogo dan berhasil dapat juara dua,” jelas Hikam.

Lebih Lanjut »
SEMINAR LOKAKARYA RAMAIKAN UIN MALANG
Abadi Wijaya Jumat, 28 Juni 2019 . in Berita . 826 views
2138_s1.jpg

GEMA-Pada Kamis (27/6), gedung Rektorat UIN Malang tampak lebih ramai daripada biasanya. Hal ini disebabkan oleh adanya seminar tahunan yang digelar di sini. Puluhan akademisi dari berbagai kampus ternama di Indonesia terlihat memenuhi aula yang terletak di lantai 5.
Seminar lokakarya bertajuk Annual Conference on Islamic Education ini telah memasuki tahun keempatnya. Sebelum terpilihnya UIN Malang, kota Jakarta, Bandung dan Aceh sudah sempat menjadi tuan rumah. Diikuti oleh seluruh ketua dan sekretaris jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI), seminar ini berhasil menjadi wadah diskusi dan silaturahmi akademisi dari kampus negeri maupun swasta di seluruh Indonesia.

2139_s2.jpg


Sulis, salah satu dosen PAI UIN Malang yang turut menjadi panitia seminar, mengungkapkan bahwa peserta yang mengikuti seminar ini mencapai kurang lebih 109 orang. Ia juga menuturkan bahwa seminar dan konferensi yang digelar di Gedung Rektorat ini hanya sebagian dari rangkaian acara yang sejatinya dimulai sejak Rabu (26/6) di Hotel Radho Sengkaling.
“Acaranya kemarin di hotel, pembukaan. Nanti setelah selesai jam 12, peserta kembali lagi ke hotel. Besok baru ada acara penutupan,” jelas Sulis.
Tidak hanya melibatkan akademisi, seminar juga melibatkan mahasiswa UIN Malang jurusan Pendidikan Agama Islam yang diwajibkan datang. Dalam seminar, para pembicara akan membahas inovasi-inovasi pengajaran yang berguna untuk industri digital yang sedang berkembang. Karenanya, acara ini dirasa tidak hanya berguna untuk menambah wawasan dosen, tetapi juga calon tenaga pendidik agama Islam.
Di samping itu, keputusan untuk tuan rumah seminar berikutnya masih belum diketahui. “Untuk yang kelima masih belum tahu, nanti akan ada rapat pleno untuk menentukan di mana seminar yang kelima,” ungkap salah satu panitia yang enggan disebut namanya.

Reporetr: Fatimatuz Zahro

Lebih Lanjut »

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI
MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
Jalan Gajayana No. 50 Malang 65144
Telp: +62-341 551-354 | Email : info@uin-malang.ac.id

facebook twitter instagram youtube
keyboard_arrow_up