Sejak kecil, cita-cita saya itu sederhana saja, yaitu ingin ikut memperbaiki pendidikan Islam. Kebetulan saja setelah lulus menjadi sarjana, saya berkesempatan bekerja di lembaga pendidikan yang berbasis agama itu.
Sejak kecil, cita-cita saya itu sederhana saja, yaitu ingin ikut memperbaiki pendidikan Islam. Kebetulan saja setelah lulus menjadi sarjana, saya berkesempatan bekerja di lembaga pendidikan yang berbasis agama itu.
Sudah menjadi hal biasa, seorang calon pemimpin diragukan oleh sementara orang dan apalagi oleh pendukung kompetitornya. Dianggapnya seseorang kurang layak menduduki jabatan tertentu, tidak terkecuali menjadi presiden.
Di mana-mana anak nakal itu pasti ada. Demikian pula di kampus perguruan tinggi Islam sekalipun. Dunia itu isinya memang aneka ragam, ada yang baik dan demikian pula sebaliknya, ada yang buruk.
Sebenarnya saya sangat sedih tatkala membaca perdebatan terkait pengadaan tanah di UIN Malang pada akhir-akhir ini.
Sebenarnya saya ingin menyimpan tentang apa yang sebenarnya saya ketahui tentang sebab-sebab terjadinya kemelut terkait pembelian tanah untuk kampus II UIN Malang di Junrejo, kota Batu.
Di tengah menghadapi masalah hukum yang berat seperti ini, justru ada saja pertanyaan aneh yang disampaikan kepada saya, baik secara langsung ketika bertemu, lewat tilpun, facebook, dan atau sms.
Banyak orang mengenal saya sebagai pimpinan perguruan tinggi.
Selama ini saya sangat mencintai pendidikan Islam.
Sejujurnya diberi status sebagai tersangka melakukan korupsi, -----saya akui, merasa gelisah dan risau.